Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan

Cara menolong orang yang pingsan

Pingsan di tengah kerumunan, tentu akan membuat panik orang disekelilingnya dan ini wajar. Namun, bagaimana jika hanya ada Kamu di depannya? Pertolongan apa yang perlu dilakukan dalam keadaan seperti itu? Artikel berikut ini akan membahas tips-tips praktis sewaktu menolong orang pingsan.

Pingsan terjadi karena aliran darah yang menuju otak tidak memadai sehingga menyebabkan Kamu kehilangan kesadaran dan biasanya hanya sebentar (beberapa menit).

Penyebabnya bisa jadi ringan dan tidak berbahaya, namun hal ini dapat menjadi tanda akan adanya penyakit serius yang membutuhkan pertolongan medis. Oleh karena itu, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke petugas kesehatan terdekat. Terutama jika pingsan seringkali terjadi dalam beberapa minggu terakhir.

Pertolongan Pertama Jika Kamu Merasa akan Pingsan


  • Berbaring atau duduklah sampai Kamu merasa lebih baik dan bangkitlah secara perlahan
  • Tempatkan kepala Kamu di antara lutut ketika duduk
  • Jika ada, minumlah teh manis hangat


Pertolongan Pertama Jika Orang Lain yang Pingsan


Segera baringkan dia di tempat yang tenang dan sepi, jika ia masih bernapas segera naikkan kakinya di posisi lebih tinggi dari jantung, sekitar 30 cm di atas dada jika mungkin. Hal ini akan memulihkan aliran darah yang menuju otak. Kendurkan ikat pinggang, kerah atau benda lain yang dapat menghambat peredaran darah.

Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan

Setelah sadar, biarkan ia tetap berbaring selama setidaknya 1-15 menit lalu bangunkanlah dia secara perlahan agar tidak kembali pingsan. Tanya apakah ia memiliki penyakit gula, jika tidak, berikan teh manis hangat jika ada, hal ini akan memberikan tenaga ekstra untuk membantu tubuh memulihkan kondisi kesadaran.

Jika orang tersebut tetap tidak sadar dalam waktu satu menit, hubungi unit gawat darurat terdekat agar ia mendapat pertolongan medis secepat mungkin.

Kapan Orang Pingsan Membutuhkan Pertolongan Medis?


Jika orang pingsan tersebut …

  • Tidak bernapas
  • Tidak sadar dalam beberapa menit
  • Telah terjatuh dan mengalami cedera atau pendarahan
  • Sedang hamil
  • Menderita diabetes
  • Tidak pernah pingsan sebelumnya
  • Berusia lebih dari 50 tahun atau memiliki cacat fisik
  • Detak jantungnya tidak beraturan
  • Pernah mengeluh nyeri atau tekanan di dadanya
  • Kejang-kejang


Bagaimana Cara Mencegah agar Tidak Pingsan Kembali?


Jika Kamu pernah pingsan sebelumnya, ada baiknya untuk mengenali dan menghindari penyebab atau pemicu dari pingsan tersebut. Apa saja itu? Bisa jadi Kamu pernah pingsan karena terlalu cepat bangkit dari posisi duduk atau tiduran, maka cobalah untuk bangkit secara perlahan.

Kalau Kamu cenderung ingin pingsan ketika melihat darah berceceran, ada baiknya memberi tahu dokter sebelum menjalani prosedur bedah atau medis lainnya yang memungkinkan keluarnya darah. Selain itu, penyebab ringan lainnya adalah rasa takut atau cemas yang berlebihan, biasanya terjadi ketika Kamu panik.

Saat Kamu merasakan adanya tanda-tanda akan pingsan - seperti sakit kepala, tubuh terasa lemah, atau sensasi kepala berputar - sebaiknya segera duduk dan posisikan kepala Kamu di antara kedua lutut.

Dengan melakukannya, aliran darah dibantu untuk kembali mengalir menuju otak. Jika mungkin, berbaringlah dengan posisi kedua kaki lebih tinggi dari kepala supaya aliran darah dari ekstremitas (kaki) dapat mengalir ke otak dengan cepat.

Selain itu, dengan berbaring juga dapat menghindari kemungkinan cedera akibat terjatuh.

Nah, setelah membaca caranya memberikan pertolongan pertama pada orang pingsan, diharapkan agar Kamu bisa lebih siap jika sewaktu-waktu ada orang yang pingsan di depan Kamu atau ketika Kamu sendiri yang ingin pingsan. Karena seandainya tidak segera ditolong, bukan tidak mungkin akan berdampak pada gangguan kesehatan yang lebih berbahaya.

Yuk share artikel ini kepada teman-teman Kamu melalui tombol media sosial dibawah ini, agar mereka juga tahu bagaimana cara untuk menolong orang pingsan. Jika ada yang ingin didiskusikan, silahkan gunakan kolom komentar dibawah.

Thanks for reading, saya Nugraha Fauzi and stay awesome!

5 komentar

penting nih diketahui jangan hanya bergantung pada tim medis

referensinya dong bro

Ini materi BHD (Bantuan Hidup Dasar) dipadupadankan dengan patofisiologi tubuh manusia ... itu saja referensinya.

yapst, betul Namun ada batasan-batasan tertentu yang harus diperhatikan mas, semoga bermanfaat ...

Jadi inget masa kelas 6 SD, waktu upacara jadi penyanyi, waktu nyanyi, waktu tiba-tiba pusing, waktu berasa mau ambruk, eh langsung lari ke kelas. Untung nggak jadi pingsan..
Ya Allah rasanya aneh plus malu-maluin😂😂