Pemeriksaan Laboratorium untuk Dehidrasi




Pemeriksaan Laboratorium Lengkap
Pemeriksaan laboratorium untuk dehidrasi secara spesifik akan bergantung pada tingkat keparahan gejala dan masalah yang dialami, namun secara umum pemeriksaan berikut ini akan dilakukan ketika pasien mengalami dehidrasi :

  1. Pemeriksaan Kimia Darah (BMP) – Untuk mengetahui setiap ketidakseimbangan elektrolit yang terjadi (K, Na,Cl, Bikarbonat) yang tentunya akan membutuhkan terapi penggantian cairan. Selain itu untuk mengetahui fungsi ginjal (BUN dan Kreatinin).
  2. Dalam beberapa kasus, pemeriksaan CMP (Comprehensive Metabolic Panel), Magnesium dan fosfat juga akan dilakukan untuk mengetahui kadar Magnesium dan Fosfor yang mana tidak akan didapatkan dalam pemeriksaan BMP.
  3. Pemeriksaan UA (Urine Analysis) – Untuk mengetahui konsentrasi urine, terutama ketika terjadi infeksi.
  4. Pemeriksaan Darah Lengkap (CBC) – Terutama H/H (Hemoglobin/Hematokrit). Hematokrit biasanya akan mengalami peningkatan ketika dehidrasi.
  5. Pemeriksaan Gula Darah (GD) – Untuk mendapatkan nilai gula darah, terutama jika pasien memiliki riwayat diabetes.
  6. Pemeriksaan Urine dan atau Osmolalitas Darah – Untuk mengevaluasi lebih lanjut keseimbangan cairan.

Pemeriksaan Laboratorium Lengkap

Mau? Cheat Sheet Keperawatan mengenai 63 Pemeriksaan Laboratorium Lengkap yang Harus Diketahui oleh Perawat?
Pemeriksaan Laboratorium Lengkap
Mau? Hubungi saya via WhatsApp dibawah ini :
081222841100



Suka dengan artikel ini?

Jadilah bagian dari Nerslicious Learningpad agar tidak ketinggalan informasi ilmu dan kiat keperawatan terbaru dari kami. Plus, akses ke berbagai konten premium kami. Gratis!

Ayo Jadi Bagian dari Nerslicious!

Apakah anda seorang Perawat Pendidik? Mari bergabung sebagai mentor di Nerslicious Academy, dan bantu kami untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan keperawatan digital di Indonesia!

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay on top - Get the nursingdaily in your inbox