Luka Bakar : Pengertian, Patofisiologi, Klasifikasi dan Cara Menghitung Luas Luka Bakar




Pengertian Luka Bakar

Menurut Smeltzer, Suzanna, 2002, luka bakar adalah kerusakan atau kehilangan jaringan yang disebabkan oleh adanya kontak dengan sumber panas seperti api, air panas, bahan kimia, listrik dan radiasi.

Sedangkan menurut Wim De Jong, 2005, luka bakar disebabkan oleh adanya perpindahan energi dari sumber panas ke tubuh melalui konduksi atau radiasi elektromagnetik. (Wim de jong, 2005).

Nah … tentunya, sebagai seorang tenaga kesehatan, perawat diharuskan mampu untuk memberikan perawatan terhadap luka bakar secara adekuat dan holistik.

Karenanya, penting untuk seorang perawat mengetahui dengan pasti mengenai apa itu luka bakar, bagaimana patofisiologinya, klasifikasi serta penanganan pertama pada luka bakar.

Patofisiologi Luka Bakar

Berdasarkan patofisiologinya, luka bakar dibagi menjadi 3 fase, yaitu :

1. Fase Akut

Pada fase ini, masalah yang seringkali muncul adalah gangguan saluran pernafasan yang disebabkan oleh adanya cedera saluran nafas dan gangguan sirkulasi. Selain itu, gangguan keseimbangan sirkulasi cairan dan elektrolit juga seringkali terjadi sebagai akibat dari cedera termis yang bersifat sistemik.

2. Fase Sub Akut

Fase ini berlangsung setelah shock berakhir dimana luka terbuka akibat kerusakan jaringan (kulit dan jaringan dibawahnya) menimbulkan masalah inflamasi, sepsis dan penguapan cairan tubuh yang disertai panas.

3. Fase Lanjut

Fase ini berlangsung setelah terjadi penutupan luka sampai terjadi maturasi. Masalah pada fase ini adalah timbulnya parut hipertrofik, kontrakturdan deformitas sebagai akibat dari luka bakar.

Secara lengkap, patofisiologi luka bakar dijabarkan melalui gambar dibawah ini ;

Diagram Patofisiologi Luka Bakar

Patofisiologi Luka Bakar

Klasifikasi Luka Bakar

Berdasarkan klasifikasinya, terdapat 4 klasifikasi luka bakar yang harus diketahui dan difahami, yaitu;

1. Klasifikasi Luka Bakar Berdasarkan Penyebabnya

Luka bakar berdasarkan penyebab ada 6 klasifikasi, yaitu :

  • Luka bakar karena api
  • Luka bakar karena air panas
  • Luka bakar karena bahan kimia
  • Luka bakar karena listrik
  • Luka bakar karena radiasi
  • Luka bakar karena suhu rendah (frost bite)

2. Klasifikasi Luka Bakar Berdasarkan Kedalaman Lukanya

Luka bakar berdasarkan kedalaman luka ada 6 klasifikasi, yaitu :

  • Luka bakar derajat I
  • Luka bakar derajat II
  • Derajat II dangkat (superficial)
  • Derajat II dalam (deep)
  • Luka bakar derajat III

3. Klasifikasi Luka Bakar Berdasarkan Tingkat Keseriusan Lukanya

American Burn Association menggolongkan luka bakar berdasarkan tingkat keseriusan luka dalam 3 kategori :

  • Luka bakar mayor
  • Luka bakar moderat
  • Luka bakar minor

Nah, setelah mengetahui klasifikasinya, maka waktunya untuk menentukan luas luka bakarnya sebelum melakukan penanganan pertama.

Cara Menghitung dan Menentukan Luas Luka Bakar

Untuk menghitung ukuran luas luka bakar, ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk mengukur luas luka bakar yang seringkali dilakukan, diantaranya :

1. Rule of Nine

Rule of Nine digunakan menggunakan presentase dari masing-masing bagian tubuh yang terkena luka bakar, dengan aturan presentase sebagai berikut;

  • Kepala dan leher : 9%
  • Dada depan dan belakang : 18%
  • Abdomen depan dan belakang : 18%
  • Tangan kanan dan kiri : 18%
  • Paha kanan dan kiri : 18%
  • Kaki kanan dan kiri : 18%
  • Genitalia : 1% 

2. Diagram Lund & Browder

Penentuan luas luka bakar secara lebih lengkap bisa menggunakan diagram Lund & Browder :

Diagram Lund & Browder

Penanganan Pertama Luka Bakar

Karena banyaknya penyebab dan klasifikasi luka bakar, penanganan pertama pada luka bakar juga bermacam-macam tergantung pada penyebab, klasifikasi dan ukuran luas luka bakar.

Berikut ini adalah beberapa penanganan luka bakar berdasarkan penyebab terjadinya luka bakar yang bisa dijadikan referensi.

1. Penanganan Pertama Tersiram Air Panas

Tersiram air panas merupakan salah satu contoh luka bakar ringan. Namun jangan disepelekan. Penanganan pertama yang tepat akan sangat membantu dalam mencegah kerusakan lebih lanjut pada bagian tubuh yang tersiram dan dapat mencegah dari bekas luka.

2. Penanganan Pertama Terpapar Bahan Kimia (soon)
3. Penanganan Pertama Terpapar Radiasi (soon)

Semoga bermanfaat ^_^

Baca artikel lainnya mengenai LUKA BAKAR atau artikel sejenis mengenai KEPERAWATAN dari Nugraha Fauzi.



Suka dengan artikel ini?

Jadilah bagian dari Nerslicious Learningpad agar tidak ketinggalan informasi ilmu dan kiat keperawatan terbaru dari kami. Plus, akses ke berbagai konten premium kami. Gratis!

Ayo Jadi Bagian dari Nerslicious!

Apakah anda seorang Perawat Pendidik? Mari bergabung sebagai mentor di Nerslicious Academy, dan bantu kami untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan keperawatan digital di Indonesia!

  1. Mumet jg ya. Hmm, awam tw ny luka bakar yang penting penanganan awalny sprti apa. Klo bahas ilmiahnya trnyt memusingkan yak …

    Luka akibat sengatan atau setrum atau sambaran gledek itu bisa masuk kategori luka bakar juga?

    Mungkin iya ya, sy td baca sekilas, lihat bagan2 nya sdh pusing dluan …

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay on top - Get the nursingdaily in your inbox