21 Cara Meningkatkan Kinerja Android Agar Lebih Ringan dan Cepat

21 Cara Meningkatkan Kinerja Android Agar Lebih Ringan dan Cepat

Bagaimana cara meningkatkan kinerja android agar lebih ringan dan cepat merupakan pertanyaan yang paling umum dan paling banyak ditanyakan oleh para pengguna smartphone berbasis android dewasa ini.

Hal tersebut seperti halnya sebuah impian dari para pengguna smartphone android untuk menjadikan smartphone android mereka terbebas dari segala macam gangguan kinerja seperti lag dan kinerja yang lambat ketika memakai berbagai macam aplikasi.

Seperti halnya dengan sistem operasi desktop atau seluler lainnya, kinerja OS Android Anda akan mulai berkurang setelah Anda menggunakannya selama beberapa waktu.

Sistem operasi seluler seharusnya lebih ringan dan lebih cepat untuk mengimbangi kebutuhan kita untuk melakukan multi-tasking, namun tetap memberi kita akses yang cepat dan mumpuni tanpa lag.

Namun kadang kala yang menjadi permasalahan adalah melakukan multi-tasking dengan akses yang cepat membutuhkan kinerja Android yang cepat pula sehingga untuk tujuan itulah artikel ini dibuat; meningkatkan kinerja Android agar lebih ringan dan cepat.

Jika Anda menyadari bahwa kinerja ponsel Android Anda 'melambat' terutama setelah Anda menginstal bermacam-macam aplikasi, maka artikel ini sangat pas untuk Anda baca.

Dengan hanya beberapa penyesuaian dan perubahan, kinerja Android Anda akan meningkat drastis dan kemampuan multi-tasking tentunya akan lebih cepat dan handal.

So, here we go!

1. Ketahui Perangkat Anda dengan Baik


Hal pertama dan utama adalah Anda harus dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dari perangkat Android Anda. Apakah perangkat Anda termasuk perangkat yang Low-End Device, Mid-End atau High-End Device.

Sehingga Anda dapat mengukur kemampuan dan keterbatasan dari perangkat yang Anda gunakan dan tidak membebaninya dengan berbagai aplikasi yang dapat menguras sumber daya perangkat Anda secara berlebihan.

2. Hapus Aplikasi yang Jarang Dipakai


Setiap aplikasi yang diinstal kedalam perangkat Anda akan menguras memori dan menjalankan beberapa proses aplikasi dalam background sistem. Artinya, semakin banyak memori yang dikuras oleh aplikasi atau semakin banyak proses yang berjalan dalam background sistem, maka semakin lambat kinerja Android Anda.

Saran Saya, jangan instal aplikasi yang kurang penting atau akan sangat jarang Anda gunakan. Atau, jika memang Anda membutuhkannya, Anda bisa menerapkan tips no. 3 dibawah ini.

3. Bersihkan Cache Aplikasi untuk Mempercepat Kinerja Android Anda


Cara Meningkatkan Kinerja Android Agar Lebih Ringan dan Cepat

Ada beberapa aplikasi yang tentunya tidak Anda gunakan setiap hari, tapi lumayan penting karena selalu dibutuhkan di waktu-waktu tertentu. Aplikasi-aplikasi seperti untuk booking hotel dan pesan makanan merupakan contoh-contoh aplikasi yang tidak digunakan secara reguler harian tapi penting.

Nah, untuk membuat kinerja Android anda meningkat drastis, cobalah untuk menghapus cache aplikasi tersebut dalam menu Pengaturan atau Setting. Tujuannya jelas, agar menghemat penggunaan storage space memory Android.

4. Gunakan Pembersih Sistem Memory RAM Beberapa kali dalam Sehari


Android mempunyai fitur task management skills yang sangat mumpuni. Sistem tersebut dapat secara langsung menutup proses yang tidak penting dan tidak diinginkan, kapanpun ketika diperlukan. Dan ini, sangat penting terutama untuk smartphone dengan RAM kecil.

Dan kabar baiknya, aplikasi pembersih sistem memory RAM tersebut biasanya sudah terinstal secara pabrikan. Jadi Anda tidak perlu menginstal aplikasi dari pihak ketiga untuk membersihkan memory RAM.

Dalam smartphone Xiaomi, pembersih RAM tersebut dikenal dengan nama Clean Manager atau Clean Master. Terus kalau untuk pengguna Asus, ada yang namanya Mobile Manager.

5. Gunakan Aplikasi Lite, Jika Tersedia


Meningkatkan Kinerja Android

Banyak dari aplikasi dewasa ini mempunyai versi Lite (versi ringan) seperti Facebook Lite, Twitter Lite, Messenger Lite, bahkan sampai browser Opera Lite pun tersedia. 

Aplikasi versi lite tersebut memang disediakan untuk entry-level smartphones atau smartphone kelas menengah kebawa dengan spesifikasi standar dan kapasistas RAM yang kecil.

Dengan menggunakan aplikasi versi lite, Android anda tidak akan terlalu terbebani, dan yang paling penting aplikasi versi lite secara signifikan dapat membantu penghematan data kuota tentunya.

6. Update Android Secara Reguler


Karena setiap versi Android, datang dengan disertai peningkatan performa dan bug fixed. Sehingga, dengan meng-update smartphone, tentunya sistem akan diperbaharui sesuai dengan improvements yang menyertai update sistem tersebut.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah : Storage space memory Android anda.

Karena biasanya, update-update terbaru akan memakan sumber daya memori tambahan seiring dengan bertambahnya fitur dan peningkatan kinerja. Baca tips no. 7 berikut ini.

7. Jangan Update Aplikasi Terlalu Sering


Yang perlu diperhatikan adalah bagian Update Size dari aplikasi tersebut. Jika ukurannya sama dengan sebelum di update, maka anda bebas meng-update aplikasi tersebut. Apalagi jika memori Android anda masih longgar.

Namun, jika aplikasi tersebut mempunyai Update Size yang lebih besar, pertimbangkan dengan ketersediaan memori yang tersisa dalam Android anda. Jagalah Memori yang Tersedia atau Available Memory atau Free Memory Android anda diatas 2GB agar penyimpanan cache bisa lebih maksimal dan smartphone tidak cepat lag atau panas.

8. Pertimbangkan Kebutuhan Sebelum Menginstal Aplikasi


Seiring perkembangan jaman dan kebutuhan, diluaran sana juga berkembang berbagai aplikasi yang menunjang perkembangan jaman dan kebutuhan tersebut. Mulai dari aplikasi yang menunjang pekerjaan, produktifitas sampai permainan kekinian pun ada banyak. Jutaan mungkin malah.

Dengan mempertimbangkan urgensi kebutuhan akan aplikasi, tentunya ini akan cukup menghemat sumber daya Android anda. Karena dengan banyaknya aplikasi yang terinstal, justru akan memakan banyak sumber daya Android yang membuatnya menjadi lambat dan sering lag.

9. Disable Aplikasi Bawaan yang Kurang Penting


mempercepat kinerja hp android

Beberapa aplikasi bawaan seperti Gmail, Youtube, Facebook, Twitter sebenarnya bisa dengan mudah diakses melalui Google Chrome. Dan ini akan sangat banyak membantu dalam meningkatkan kinerja Android anda menjadi lebih ringan dan cepat.

Pergilah ke menu Pengaturan atau Setting, pilih Aplikasi, lalu pilih Aplikasi yang hendak di disable, klik tab menu, lanjut pilih Force Close (Paksa Berhenti) lalu klik Disable.

10. Format SD Card untuk Meningkatkan Kinerja Android


meningkatkan dan mempercepat kinerja android tanpa root

Jika Anda pernah dan sering mengalami crash ketika menggunakan Android, SD Card yang corrupt mungkin adalah salah satu alasannya. Sehingga, dengan memformat SD card, tidak hanya akan menghapus file-file sampah yang tidak penting, tetapi juga akan mempercepat dan meningkatkan kinerja sistem Android.

11. Gunakan Memori Eksternal yang High-Speed (High Speed SD Card)


Kartu memori atau memori eksternal mempunyai peranan penting dalam kinerja Android. Perangkat dengan memori internal yang penuh akan memperlambat kinerja dari Android.

Namun, dengan menggunakan memori eksternal minimal kelas 6 atau kelas 10 akan sangat membantu dalam meningkatkan kinerja Android tersebut. Karena dengan menggunakan High-Speed SD Card, proses untuk memuat (load) dan read/write operations dari sebuah aplikasi akan meningkat secara drastis

12. Atur Update Aplikasi Hanya Melalui WiFi


Ada banyak sekali aplikasi yang membutuhkan update secara otomatis dalam background untuk membuat dan menjaga informasi yang disediakan aplikasi tersebut tetap fresh. Sehingga, dengan men-disable background data akan mempercepat kinerja smartphone anda.

21 Cara Meningkatkan Kinerja Android Agar Lebih Ringan dan Cepat

Kenapa? Karena aplikasi yang secara otomatis berjalan dalam background dan terkoneksi internet akan memakan sumber daya Android anda. Selain itu, pemborosan kuota juga.

Alternatifnya, matikan auto-sync dalam Android anda dan matikan auto-update dalam Google Play melalui menu Setting > Auto-update apps > pilih Auto-update apps over WiFi only.

13. Gunakan sensor fingerprint


Mayoritas Smartphone Android jaman sekarang dilengkapi dengan sensor fingerprint. 

Apa hubungannya sensor fingerprint dengan kecepatan Android? Walaupun tidak terlalu signifikan, tapi dengan menggunakan sensor fingerprint, akan menurunkan waktu yang akan anda habiskan ketika memasukan pin/sandi atau pattern untuk membuka kunci Android.

Dalam rata-rata, sensor fingerprint hanya membutuhkan 0.5 detik untuk membuka Android. Sedangkan dengan menggunakan pin/pattern, membutuhkan wakt 5-8 detik lamanya.

Semakin cepat semakin baik, benar?

14. Restart Android, Karena Android juga Butuh Istirahat


Sama halnya dengan komputer atau laptop, restart adalah salah satu hal yang dibutuhkan oleh sebuah mesin yang akan menjaga sistem tetap sehat dan bekerja dengan baik. Hal tersebut berlaku untuk Android juga. Karena ketika anda me-restart android, proses tersebut akan menghapus temporary files yang memakan sumber daya dan membersihkan sistem memory smartphone anda.

15. Gunakan Penyimpanan Cloud


Dengan hadirnya cloud computing, memungkinkan untuk kita menyimpan data dalam internet ketimbang dalam memori internal atau SD Card yang hanya akan memenuhi memori smartphone Anda.

Meningkatkan kinerja android agar lebih cepat

Perlu diingat bahwa internal storage atau penyimpanan internal mempunyai peranan penting dalam performa Android. Dan itulah kenapa, dalam poin 5 diatas disarankan agar menjaga penyimpanan internal kosong diatas 2GB.

16. Kurangi Penggunaan Widget


Terutama di Home Screen. Karena widget bukanlah aplikasi, yang mana hanya akan berjalan jika dan hanya jika Anda memilih untuk menjalankannya.

Yang bermasalah justru, ketika Anda memilih menggunakan widget, maka walaupun perangkat Anda sedang tidak Anda gunakan, widget akan tetap berjalan dalam background sistem dan aktif selamanya.

Widget seperti Weather Tracking, Contact Widget, Oneamp Widget, Home Screen Tips, Schedule dan lain-lain memang cukup menarik dan 'memudahkan' penggunaan untuk dipasang.

Namun ingat, memasang banyak widget dalam perangkat Android (Home Screen Widget) akan membuat kinerja perangkat Anda melambat.

17. Hindari Pemakaian Live Wallpapers


Android datang dengan salah satu fitus yang menarik yaitu Live Wallpapers. Namun faktanya, live wallpapers membutuhkan perputaran CPU yang lebih banyak dikarenakan sifatnya yang terus menerus 'berjalan' atau live. Dan ini berarti, akan menguras baterai lebih cepat. Karena setiap kali Anda mmembuka smartphone Android, Anda tidak hanya menjalankan aplikasi tetapi juga mengaktifkan live wallpaper.

18. Matikan Sinkronisasi Otomatis (Auto Sync)


Sync merupakan salah satu fitur Android yang berguna untuk menyinkronkan data dengan server Google. Dengan mengaktifkan sinkronisasi (Sync), Anda akan mendapatkan notifikasi kapanpun ada email yang masuk atau ada update aplikasi terbaru dan lain sebagainya.

Meningkatkan kinerja Android

Untuk melakukan hal tersebut, Sync akan terus melakukan refresh dalam interval waktu tertentu terhadap aplikasi-aplikasi yang menggunakan fitur Sync (semisal, 5 menit sekali untuk mengecek email masuk lalu mengirimkan notifikasinya kepada Anda).

Dan sekali lagi, ini memakan sumber daya yang akan cukup menguras kinerja perangkat Android yang Anda gunakan.

Solusinya, Anda bisa mematikan Sync untuk beberapa aplikasi yang memang kurang penting atau Sync Off total untuk semua aplikasi dan hanya aktifkan Sync ketika Anda membutuhkannya, semisal untuk transfer atau upload sesuatu ke server Google.

19. Matikan Animasi


Yap! Anda tidak salah dengar. Sistem Operasi Android memungkinkan Anda untuk mematikan animasi seperti fade in atau fade out layar perangkat atau animasi ketika Anda menggeser layar (scroll home screen).

21 Cara Meningkatkan Kinerja Android Agar Lebih Ringan dan Cepat

Caranya : pergi ke Setting (Pengaturan) > Developer Options > WIndow Animation Scale > Animation Scale 10x. Lalu pilih lagi Window Animation Scale untuk melihat efek Fade In dalam 'slow-motion'.

Ketika Anda memilih Animation Off, maka layar tidak akan lagi menampilkan efek Fade In atau Fade Out. Dan ini akan membuat proses berjalan lebih cepat namun mengurangi sisi artistik dari tampilan layar smartphone Anda.

Bonus :


20. Gunakan Task Killer/Manager


Anda bisa mendownload aplikasi seperti Task Killer atau Task Manager melalui Google Play Store. Beberapa yang Saya rekomendasikan adalah Advanced Task Manager dan Super Task Killer Free.

Fungsi dari Task Killer ini adalah untuk mematikan beberapa proses yang berjalan dalam backgorund sistem dan aplikasi yang tidak Anda butuhkan atau tidak ingin Anda gunakan.

Atur pengaturan Task Killer dengan memilih opsi Automatically Kill Unnecessary Apps (tergantung dari pilihan Anda) dalam periode waktu tertentu yang bisa Anda atur.

21. Root Android Anda


Walaupun tips ini tidak Saya rekomendasikan, tetapi dengan melakukan rooting Android, Anda akan memiliki akses sebagai Administrator terhadap perangkat Android Anda. Yang mana ini berarti, Anda dapat menghapus aplikasi bawaan smartphone Anda yang tidak Anda butuhkan.

Namun ingat, Android yang sudah di root, akan kehilangan garansi. Do it with your own risk ya!

Kesimpulan


Intinya, ketika berbicara masalah kinerja, maka yang jadi perhatian adalah sumber daya. Semakin sedikit sumber daya yang dipakai, semakin cepat dan ringan kinerja yang dihasilkan.

Jika Anda mengikuti saran yang telah disebutkan diatas, tips-tips tersebut akan membantu Anda dalam meningkatkan kinerja Android agar lebih ringan dan cepat seperti yang Anda harapkan.

Punya tips & trik lainnya? Yuk, sampaikan dikolom komentar! Saya tunggu ya, dan semoga artikel ini bermanfaat. Happy tweaking! 

Nugraha Fauzi
Indonesian Registered Nurse, Part Time Blogger, Full Time Writer, also a Budget Traveller.

Related Posts

8 komentar

  1. Hp aku butuh banget tips ini nih. Sering kepenuhan data dan jadi lemot. Kalau hang bingung karena batre tanam yg ga bisa langsung dilepas kalau tiba2 no respon

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini juga nulis karena hp saya juga lagi lemot, itung2 sharing pengalaman aja mbak ... Hehe

      Hapus
  2. Saya menggunakan aplikasi lite, maklum ya itu hape kelas rendahan.
    Tapi aplikasi sekarang sedikit nakal ya, maunya disimpan di memori hape tidak bisa di simpan di memory eksternal.
    Sehingga hape yang kelas low, harus gigit jari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau saya tidak pakai versi lite, tp nggak download juga karena semuanya cuman diakses pakai chrome, jadi lebih hemat. Hehe

      Facebook pakai chrome, youtube juga, wis semuanya pakai chrome ... All in one apps wkwkwk

      Iya, walaupun memang ada aplikasi untuk 'memaksa' dipindah ke memori eksternal, tp tetep aja ada beberapa aplikasi yg bandel dan nggak bisa di pindah ke memori eksternal huhu

      Hapus
  3. Setuju, dan itu yang biasa kau lakukan juga, Mas.
    Dan terkadang banyaknya aplikasi juga gak kepake sih. Dulu aku sering banget coba-coba aplikasi ini itu, dan akhirnya berat dan bikin lemot :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, sama saya juga pernah ngalamin fase instal2 aplikasi, skrg malah aplikasi bawaan pun ga kepake hahaha

      Hapus

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter