10 Tips Mengatur Waktu di Bulan Ramadhan Agar Lebih Bermanfaat [Infografis]

Manajemen Waktu Ramadhan

10 Tips Mengatur Waktu di Bulan Ramadhan Agar Lebih Bermanfaat :


Buatlah Program yang Jelas :


Manajemen waktu dibagi antara perencanaan dan aplikasi. Untuk merencanakan Ramadhan yang berkualitas, kita harus jelas terlebih dahulu mengenai tujuan dari Bulan Ramadhan itu sendiri, yaitu untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Sang Maha Pencipta. Maka, tujuan Anda di Bulan Ramadhan adalah : Untuk meningkatkan ketaqwaan.

Hitung dan Tentukan Waktu-Waktu untuk Ibadah :


Tentukan terlebih dahulu berapa banyak waktu yang Anda miliki setiap hari untuk beribadah, kemudian tetapkan tujuan untuk menyelesaikan masing-masing dari ibadah tersebut. 

Semisal, dalam satu hari, Anda ingin : Shalat wajib tepat waktu, melaksanakan shalat sunnah rawatib, membaca Al-Quran, dzikir dan lain sebagainya. Maka Anda harus mempunyai acuan mengenai berapa banyak waktu yang akan dibutuhkan untuk masing-masing hal tersebut. 

Rumusnya sederhana: 24 jam - (Waktu tidur, Waktu kerja, Tanggung jawab keluarga) = Waktu Ibaadah.

Jadi, dalam 24 jam, dikurangi untuk waktu Anda tidur, waktu Anda kerja dan Waktu untuk keluarga, maka sisanya adalah waktu untuk Anda ibadah.

Tetapkan Tujuan yang Jelas:


Tetapkan tujuan S.M.A.R.T : Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Attainable (Dapat Dicapai), Realistic (Realistis) dan Time-bound (Terikat Waktu).

Misalnya, Anda mempunyai target untuk membaca Al-Quran. Maka Anda harus menentukan :
  • Apakah target tersebut harus khatam dalam satu bulan Ramadhan atau setengahnya saja (spesifik)?
  • Jika sampai khatam, berarti Anda harus menentukan berapa halaman dalam sehari yang harus Anda baca (terukur).
  • Sehingga setiap harinya Anda bisa lebih dekat dengan target Anda (dapat dicapai).
  • Tentukan juga waktu yang dibutuhkan untuk membaca Al-Quran setiap harinya (realistis).
  • Berapa waktu yang Anda inginkan (terikat waktu), satu bulan kah? atau 2 minggu kah? 

Alokasikan Waktu untuk Setiap Sasaran:


Alokasikan waktu khusus setiap hari untuk setiap kegiatan ibadah yang telah direncanakan. Dan usahakan untuk berpegang teguh pada rencana yang telah dibuat, sesulit apapun itu, Anda harus komitmen.

Memanfaatkan Jam-Jam Awal di Pagi Hari:


Lebih barakah + pikiran segar. Pagi-pagi awal atau subuh dikenal adalah waktu yang penuh barakah (berkah) dan itu adalah waktu ketika kita belum di sibukan dengan urusan duniawi seperti pekerjaan dan keluarga. Sehingga Anda akan lebih fokus, khusyu dalam beribadah.

Jadwalkan Halaqah dengan Keluarga:


Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi keluarga untuk mempererat hubungan keimanan dan meningkatkan ketaqwaan secara bersama-sama. Baca Al-Quran atau satu bab buku-buku Islam (atau dengarkan ceramah) lalu diskusikan isinya dengan keluarga + anak-anak. Niscaya keluarga Anda akan lebih barakah dan bahagia.

Dedikasikan Waktu untuk Membaca Al-Qur'an:


Ramadhan adalah bulan Alquran dan jelas bahwa waktu harus didedikasikan setiap harinya untuk Alquran. Jadi bacalah Al-Quran dengan benar, pelajarilah Tafsir dan renungkan artinya. Serta, terapkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Hindari Multi-Tasking:


Gunakan waktu Anda dengan baik dan fokus. Fokus untuk menyelesaikan satu pekerjaan dalam satu waktu sebelum beralih kepada kegiatan yang lain. Hal ini akan lebih efektif ketimbang Anda melakukan beberapa kegiatan namun tidak efektif. Akhirnya, waktu dan tenaga terbuang dengan percuma.

Hindari Sosialiasi yang Berlebihan:


Ramadhan adalah bulan Itikaf, salah satu tujuan Itikaf adalah untuk beristirahat dari kehidupan sosial kita sehingga kita dapat fokus pada hubungan kita dengan Allah. Kurangilah intensitas sosialisasi Anda, seperti pergaulan yang kurang bermanfaat dan scrolling media sosial. Lebih baik, perbanyak ibadah dalam rangka mendekatkan diri kepadaNya.

Tetap Sehat dan Jaga Tubuh dengan Baik :


Anda tidak akan bisa mencapai tujuan Anda jika Anda merasa malas, lemah, gelisah atau kurang tidur. Maka, berusahalah untuk tidur yang cukup (6-8 jam), makan sehat (hindari makanan bergula dan berminyak) dan tetap terhidrasi (minum banyak air di malam hari) agar tubuh Anda tetap sehat, fit dan segar bugar walaupun dalam keadaan berpuasa. Sehingga kegiatan ibadah Anda tidak akan terganggu.

Referensi bacaan yang bisa Anda praktikan :

Semoga kita semua diberikan kekuatan dan kelancaran untuk menjadikan bulan Ramadhan ini lebih bermanfaat dan bermakna serta dapat meningkatkan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT. Aamiin.
Nugraha Fauzi
Indonesian Registered Nurse, Part Time Blogger, Full Time Writer, also a Budget Traveller.

Related Posts

7 komentar

  1. untuk bulan ramadhan emang paling bagus lebih diutamakan waktu buat beribadahya kak biar lebih dekat dengan sang pencipta

    BalasHapus
  2. matap nih mas infonya,..kalau aktivitas terencana begini dijamin lancar dah puasanya dan tentunya juga bermanfaat,..enggak hanya tidur dan main hp saja sepanjang puasa,..ha-ha

    BalasHapus
  3. Bermanfaat infonya, mas ..
    Kalau sedang berpuasa dan mengikuti manajemen waktu sebaik mungkin seperti yang dijelaskan di post ini, pasti berpuasa akan lebih khusuk.

    Met menjalankan ibadah puasa, mas Nugraha

    BalasHapus
  4. Saya banget deh menghindari multitasking apalagi di bulan puasa gini....lemeeess=)

    BalasHapus
  5. makasih tipsnay, agar jangan menyia2kan waktu ya

    BalasHapus
  6. seringnya kalau pagi ngantuk sekali, mungkin salah dalam mengatur waktu mas

    BalasHapus
  7. Tips2nya bagus.. TRIms ya, jadi terinspirasi..

    BalasHapus

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter