Gelombang P EKG 12-Lead

advertise here
Belajar EKG Dasar

Gelombang P menunjukan depolarisasi atrium. Gelombang P terbentuk ketika sinus node (sinoatrial node - SA Node) memberikan stimulus sehingga terjadi depolarisasi atrium.

Gelombang P harus tegak lurus di lead II jika stimulus berasal dari SA node. Dalam hal ini, gelombang EKG disebut irama sinus normal atau sinus rhytm atau NSR (Normal Sinus Rhytm).

Gelombang EKG 12-Lead

Selama depolarisasi atrium mampu menyebar melalui atioventrikular (AV node) ke ventrikel, setiap gelombang P harus diikuti oleh QRS kompleks.

Banyak kelainan gelombang P yang akan dibahas secara rinci dalam artikel Ulasan dan Kriteria EKG.

Semisal ...

Pembesaran atrium dapat memperlebar gelombang P atau meningkatkan amplitudo gelombang P. 

Ritme atrium ektopik dapat mengubah morfologi normal gelombang P.

Ada banyak irama jantung dimana gelombang P tidak dapat diidentifikasi, termasuk alam fibrilasi atrium dan kadang-kadang dalam irama junctional.

Kadang-kadang gelombang P terkubur di ujung QRS kompleks yang menyebabkan skenario "short RP" seperti yang biasa terlihat dalam AVRT (atrioventricular reentrant tachycardia). Semuanya akan dibahas dibahas dalam artikel Ulasan dan Kriteria EKG.

Materi Belajar EKG Dasar :
  1. Pengenalan EKG
  2. Pendekatan Interpretasi EKG
  3. Gelombang P
  4. QRS Kompleks
  5. Gelombang T
  6. QT Interval
  7. PR Segmen
  8. ST Segmen
  9. TP Segmen

Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA. Terima kasih.

Click to comment