7 Jun 2018

Rangkuman Berita Perawat Hari Ini - 6 Juni 2018

Berita Perawat

Kabar menyedihkan datang dari dua rekan sejawat perawat kita yaitu ZA yang terlibat kasus "pelecehan" di National Hospital dan Asy-syahidah Razan An Najjar, relawan perawat yang ditembak mati saat bertugas di Jalur Gaza. Namun walaupun begitu, hadir juga kabar yang cukup menggemberikan dari negeri sakura dan LinkedIn ditengah-tengah runtutan kesedihan tersebut. Simak selengkapnya dalam rangkuman berita perawat 6 Juni 2018 berikut ini ;

ZA dapatkan Vonis 9 Bulan Penjara


Berita Perawat

Hakim ketua Agus Hamzah, membacakan vonis hukuman terhadap terdakwa kasus pelecehan seksual di National Hospital beberapa waktu lalu - ZA - saat sidang dengan agenda pembacaan vonis yang digelar di Ruang Tirta 2, Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebelumnya, ZA bersikukuh tidak melakukan tindakan asusila tersebut. Hal tersebut diungkapkannya setelah digelarnya sidang lanjutan perkara tersebut di Ruang Tirta 1, Pengadilan Negeri Surabaya. Kamis, (30/5/2018).

Kuasa hukum ZA sempat meminta hakim untuk "berani" membebaskan ZA dari segala tuduhan yang disematkan kepadanya. Namun sampai berita ini diturunkan, vonis hakim adalah 9 bulan penjara.

Sumber : Jatim.Tribunnews

Israel Klaim Tertembaknya Razan An Najjar Sebuah Ketidaksengajaan


Berita Perawat

Militer Israel mengumumkan hasil penyelidikan awal terkait terbunuhnya seorang petugas kesehatan Perawat atas nama Razan Ashraf Al-Najjar sebagai sebuah insiden ketidaksengajaan pada Rabu (6/6) waktu setempat. Dalam pengumumannya mereka mengatakan bahwasannya tidak ada instruksi ataupun peluru yang secara sengaja ditujukan pada Razan.

Sebelumnya, Razan Ashraf Al-Najjar tewas tertembak timah panas ketika sedang berusaha menolong demonstran yang terluka didekat perbatasan Israel.

Sumber : CNN Indonesia

Duta Besar Jepang : Perawat Indonesia Sangat disukai Masyarakat Jepang


Berita Perawat

Kabar gembira dan membanggakan datang dari negeri sakura Jepang. Lewat Duta Besarnya, Masafumi Ishii, Jepang menyampaikan bahwasannya tingkat permintaan dan kepuasan akan layanan perawat Indonesia sangat disukai oleh masyarakat Jepang.

"Setelah sepuluh tahun program ini berjalan, orang Jepang makin mengenal orang Indonesia yang telaten, suka tersenyum dan sabar," kata Ishii usai melepas keberangkatan 329 calon perawat magang asal Indonesia ke Jepang di Kedutaan Besar Jepang, Jakarta, Senin.

Sumber : Antaranews

Bersama LinkedIn, Mandiri Institute Siapkan Program Akselerasi Teknologi untuk Perawat dan Bidan


Berita Perawat

Mandiri Institue dan Linkedin telah menandatangani perjanjian kerjasama untuk kajian ketenagakerjaan dengan tajuk Indonesia Workforce: Skills for the Future bertempat di Plaza Mandiri pada Rabu (6/6/2018).

Perjanjian kerjasama ini diharapkan mampu menjembatani gap yang terjadi antara SDM dan perkembangan teknologi, khususnya tenaga kesehatan Perawat dan Bidan yang nantinya diharapkan tidak hanya mampu memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga mempunyai skill set teknologi yang bersaing.

Dalam sambutannya, Chairman of Advisory Board Mandiri Institute M Chatib Basri mengatakan bahwa kajian ini akan menjadi kajian pertama tentang kondisi kapasitas dan menyiapkan kebijakan-kebijakan strategis untuk meningkatkan kapasitas dan skill SDM Indonesia agar mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja di pasar domestik maupun nasional.

Sumber : Ekonomi.Kompas

Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA. Terima kasih.
EmoticonEmoticon