Psikologi Warna : 9 Tips Penggunaan Warna untuk Blogger dan Digital Marketer

advertise here
Psikologi Warna : 9 Tips Penggunaan Warna untuk Blogger dan Digital Marketer

Kenapa facebook menggunakan warna dasar biru sebagai tampilan situsnya? Kenapa mobil-mobil mewah kebanyakan menggunakan warna-warna yang gelap sebagai warna utamanya? Kenapa pula tanda marka jalan berwarna kuning? Jawabannya akan segera teman-teman temukan dalam artikel ini.

Warna merupakan salah satu elemen penting dalam dunia digital seperti saat ini. Terutama bagi para pegiat digital marketer, blogger dan webmaster. Karena penggunaan warna yang tepat dapat mempengaruhi pengunjung secara tepat pula.

Sederhananya, ketika pengunjung melihat warna tampilan sebuah situs, bagian otak yang bernama hipotalamus langsung merespon warna tersebut dengan mengirimkan sinyal pada kelenjar pituitari sebelum akhirnya diteruskan ke kelenjar tiroid.

Nah pada kelenjar tiroid inilah hormon perasaan dan emosi dihasilkan sesuai dengan rangsangan dari sinyal yang diterima yang akhirnya akan mempengaruhi perilaku pengunjung tersebut.

Hipotalamus : waduh, warna biru nih situsnya. Harus segera lapor pada bos pituitari nih.

[laporan disampaikan kepada kelenjar pituitari ...]

Hipotalamus : bos, warna situs nerslicious.com biru
Pituitari : Woke, kayaknya situsnya bisa dipercaya nih. Eh tapi bentar, ane laporan sama atasan dulu, pak tiroid biar kita bisa artikelnya.

[si Pituitari laporan sama pak tiroid ...}

Pituitari : Lapor pak bos, saya dapet laporan bahwa situs nerslicious.com berwarna biru.
Tiroid : Wah, sepertinya situs tersebut bisa dipercaya. Yasudah, kita baca dulu artikelnya ....

Ilustrasi sederhananya seperti itu. Sinyal apapun yang diterima oleh otak manusia, hipotalamus-lah yang akan pertama kali berespon dengan mengirimkan sinyal pada kelenjar pituitari, diteruskan ke kelenjar tiroid yang pada akhirnya kelenjar tiroid akan memberikan respon dan menentukan tindakan yang akan diambil oleh seseorang. Termasuk sinyal dari warna.

Teori inilah yang kemudian digunakan oleh para digital marketer diseluruh dunia untuk "menyetir" pelanggan menjadi pembeli produk-produk mereka. Dan saat ini, saya akan membeberkan teori tersebut kepada teman-teman agar bisa diaplikasikan pada blog, teknik marketing ataupun hal-hal lain yang berhubungan dengan warna dan tampilan.

Pria menyukai warna biru, hijau dan hitam


Jika kebanyakan pengunjung situs atau pembeli produk teman-teman adalah pria, maka ada baiknya teman-teman lebih menonjolkan penggunaan warna biru, hijau dan hitam dalam tampilan situs dan design produk teman-teman.

Jangan pergunakan warna ungu, oranye dan coklat jika target pasar teman-teman adalah laki-laki. Kecuali untuk orang tua dan anak-anak.

Tahu iklan shampoo Clear? Coba perhatikan susunan warnanya kalau tidak percaya dengan teori ini.

Psikologi Warna : 9 Tips Penggunaan Warna untuk Blogger dan Digital Marketer


Wanita menyukai warna biru, ungu dan hijau


Semua wanita menyukai warna pink. Stop. Mulai sekarang jangan percaya lagi mitos tersebut. Dalam sebuah survey mengenai kaitan warna dan gender, 35% menyukai warna biru, 23% ungu dan 14% menyukai warna hijau.

Coba lihat iklan-iklan produk kecantikan dari Pond's atau media informasi seperti Woman's Day. Keduanya menerapkan teori ini dengan sangat baik untuk menjaring dan menarik hari pengunjung mereka.

Penggunaan warna ungu dalam desain produk pond's

Psikologi Warna : 9 Tips Penggunaan Warna untuk Blogger dan Digital Marketer

Sebaliknya, warna-warna seperti oranye, coklat dan abu-abu adalah warna yang paling tidak disukai oleh wanita dengan presentasi : 33% oranye, 33% coklat dan 17% abu-abu.

Oh ya, kalau teman-teman masih juga jomblo sampai saat ini, mungkin teori warna ini bisa teman-teman gunakan untuk menggaet lawan jenis. ^-^

Biru dapat menumbuhkan kepercayaan


Kenapa warna blog Nerslicious.com berwarna biru? Karena saya ingin dipercaya sebagai penulis artikel-artikel kesehatan-keperawatan.

Itu juga alasan kenapa perusahaan yang bergerak di bidang-bidang yang sensitif seperti database, bank, asuransi, dan fintech menggunakan warna biru sebagai tampilan utama mereka. Contohnya raksasa media sosial Facebook, dan situs digital payment Paypal.

Namun, jika teman-teman adalah seorang food blogger, hindari penggunaan warna biru. Karena dalam teori psikologi warna, warna biru dalam makanan akan membuat kesan "dingin" dan dapat menurunkan selera makan. Bahkan sering diasosiasikan sebagai racun dalam makanan.

Coba lihat deh di selebgram makanan terkenal, tidak ada penggunaan warna biru dalam susunan tampilan makanan mereka. Lebih baik, gunakan warna-warna merah atau kuning sebagai warna pendukungnya.

Kuning berarti waspada


Business Insider menyatakan bahwa warna kuning dalam jumlah kecil merupakan lambang dari kesenangan dan kegembiraan. Namun dalam jumlah yang besar, warna kuning merupakan warna yang melambangkan kewaspadaan dan kehati-hatian yang merupakan sebuah antisipasi terhadap suatu hal besar yang akan terjadi.

Intinya, kuning melambangkan kekhawatiran dan kewaspadaan. Kenapa marka jalan berlatar warna kuning? Karena tiroid akan merespons warna ini sebagai sesuatu yang harus di waspadai.

Psikologi Warna : 9 Tips Penggunaan Warna untuk Blogger dan Digital Marketer

Menurut TechInAsia, warna kuning dapat memancing respons dan emosi tinggi dari otak manusia. Dalam jumlah kecil, warna ini bisa berguna untuk menarik perhatian, sehingga banyak digunakan oleh tanda peringatan di berbagai tempat. Tapi dalam jumlah besar, warna ini bisa membuat orang mudah marah atau gelisah.

Hijau memiliki kesan alami dan kreatif


Sesekali, cobalah kunjungi situs Dell (www.dell.com). Perhatikan bahwa pemilik situs, menggunakan warna hijau pada semua tombol pembelian dalam situs tersebut.

Psikologi Warna : 9 Tips Penggunaan Warna untuk Blogger dan Digital Marketer


Kenapa?

Sebuah studi dari Sagepub Journals menyatakan bahwa hijau memunculkan kesan kreatif yang mendalam dibanding dengan warna-warna yang lain. Selain itu, warna hijau juga memunculkan kesan menonjol dan terisolasi.

Dalam teori psikologi, kesan menonjol dan isolasi tersebut disebut sebagai efek von Restorff. Dan Dell memahami betul fenomena ini sehingga mereka menggunakan warna hijau sebagai tombol Call to Action untuk membeli produk-produk kreatif mereka.

Gunakan warna oranye sebagai perlambang kesenangan


Jika teman-teman perhatikan, produk-produk yang berkaitan dengan olahraga, anak-anak dan pengumuman terkait diskon, rata-rata di dominasi oleh warna oranye.

Kenapa?

Karena warna oranye memberikan kesan rasa senang, menstimulasi otak untuk lebih impulsif dan kompetitif. Warna ini juga merupakan warna yang hangat dan kuat, sehingga dengan mudah dapat memancing manusia untuk bergerak lebih cepat dan juga lebih aktif.

Hitam : Mewah dan mahal


Ada sebuah ujar-ujar terkenal dalam teori psikologi warna : "Semakin gelap warnanya, semakin mahal barangnya."

Senada dengan ujaran tersebut, situs Lifescript mendeskripsikan warna hitam sebagai lambang dari kemewahan, elegan, canggih dan juga kuat. Tidak salah memang, coba lihatlah mobil-mobil mewah dan mahal. Audi contohnya. Apa warna  yang mereka gunakan? Hitam dan warna-warna gelap.

Psikologi Warna : 9 Tips Penggunaan Warna untuk Blogger dan Digital Marketer

Jadi, teman-teman ingin menjual barang mahal, inilah warna-warna yang tepat yang sebaiknya teman-teman gunakan.

Gunakan warna utama yang cerah untuk tombol call to action


Nah, untuk bagian ini, sebaiknya teman-teman menggunakan warna yang cerah. Semisal untuk membuat tombol subscribe email, tombol pembelian, atau tombol untuk follow. Alasannya simple, agar lebih menarik dan mencolok dari keseluruhan tampilan.

Coba buka situs-situs marketplace raksasa seperti Amazon, Alibaba, atau Tokopedia. Tombol pembelian (add to cart) mereka mempunyai warna yang cerah dan menonjol bukan?

Bagaimana dengan warna putih?


Kebanyak desain situs mempunyai latar belakang putih yang mendasarinya. Kenapa? Karena putih memunculkan kesan rapi, luas dan juga bebas.

Termasuk blog saya. Dengan warna background putih dan warna utama biru, saya berharap agar blog ini mendapat kepercayaan dimata pembaca, enak dibaca, rapi, bebas dan tidak memihak.

Itulah arti dari tampilan blog saya sesuai dengan teori psikologi yang saya jelaskan diatas. Bagaimana dengan tampilan blog teman-teman? Adakah artinya dalam sisi penggunaan warna? Beritahu saya di kolom komentar ya^-^


( Artikel ini bukan artikel sponsor, namun merupakan artikel intisari dari ebook Color Pshycology Kissmetrics (Neil Patel) )

13 comments

avatar

wah selama ini saya jarang memperhatikan warna sobat kalau pilih template

avatar

I love blue colour also, like you.

avatar

la saya putih polllll
garisnya sedikit coklat..
gimana dong

kakve-santi(dot)blogspot.com

avatar

nah sekarang ada baiknya lebih diperhatikan bang, karena warna mencerminkan kepribadian si empunya situs dan situs itu sendiri ...

avatar

Cause i love sky too ...

avatar

Ngga gimana-gimana mas affan, gak wajib juga, hanya sekedar teori yang mempunyai rekomendasi "ada baiknya" ... hehe

avatar

Warna blogku kayanya orange dari template ya, ternyata punya arti dalam hal warna juga

avatar

kalo saya suka warna hitam bang, blog saya juga hitam warna templatenya, pernah disuruh ganti warna putih atau yg lbh cerah spy enak bacanya, tapi susah brpindah dari warna hitam :D

avatar

Baca tulisanmu yg ini sambil manggut2 mas, bener juga yaa.. Hhh
Selama ini aku nggak begitu memperhatikan warna sih,

avatar

punyaku warna hijau bang

avatar

Oranye berarti ceria mas, hehe
Ah semoga mas idris bisa selalu ceria ya, baik dalam kehidupan pribadi, maupun dalam urusan blog ^-^

avatar

Tergantung selera mas, kalau saya biru sudah jadi pilihan. Pernah suatu waktu saya ganti warna situs jadi hijau, tp malah jadi males update hahahaha
Entahlah apa kaitannya, tp itu yang saya rasakan ...'
Seperti mas khanif, sepertinya saya juga susah berpindah dari warna biru =D

avatar

saya juga waktu baca versi pdf (bahasa inggris) sambil manggut2 mbak hahahaha
hal-hal yang sepertinya sepele,jarang diperhatikan, tapi ternyata punya efek besar ....
makanya akhirnya saya putuskan buat bikin intisarinya dan di share disini ....

Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA. Terima kasih.

Click to comment