Pertolongan Pertama Tertusuk Paku agar Terhindar dari Tetanus

Pertolongan Pertama Tertusuk Paku agar Terhindar dari Tetanus

Pertolongan Pertama Tertusuk Paku agar Terhindar dari Tetanus

7 Langkah Praktis Pertolongan Pertama Tertusuk Paku agar Terhindar dari Tetanus

Saat teman-teman sedang membersihkan gudang rumah, tanpa disengaja teman-teman mendapatkan luka akibat tertusuk paku atau benda tajam lainnya. Darah yang keluar biasanya akan membuat panik. Untuk mengatasi luka ini, berikut hal-hal yang harus teman-teman lakukan:

1. Cabut dan cuci luka


Hal pertama saat tertusuk paku atau benda tajam lainnya adalah segera mencabut paku tersebut secara perlahan-lahan. Lalu cuci bagian luka menggunakan air bersih yang mengalir. Mencuci luka akan menghindarkan teman-teman dari bahaya infeksi yang mungkin saja ditimbulkan akibat tusukkan paku tersebut.

2. Hentikan perdarahan


Untuk menghentikan darah yang terus menerus keluar bisa dilakukan dengan cara menekan luka secara perlahan menggunakan kain bersih atau kain kasa bersih. Tekan selama beberapa menit hingga darah berhenti.

3. Bersihkan luka


Setelah darah berhenti keluar, bersihkan kembali luka tertusuk paku untuk menghilangkan partikel-partikel kuman yang bisa saja tertinggal. Teman-teman bisa membersihkan luka menggunakan air bersih yang mengalir.

4. Gunakan antiseptik


Setelah darah berhenti keluar, gunakan antiseptik semisal alkohol 70%. Hal ini berguna agar luka tidak infeksi, karena fungsi dari antiseptik adalah sebagai anti-bakteri untuk menetralisir mikroorganisme yang terdapat pada luka.

5. Gunakan antibiotik


Oleskan tipis krim antibiotik atau salep (Neosporin Polysporin) pada luka. Teman-teman juga bisa mengonsumsi obat antibiotik secara oral. Hanya saja hal ini harus sesuai dengan saran dokter. Penggunaan salep pada beberapa orang bisa menyebabkan ruam ringan. Bila hal ini terjadi, hentikan penggunaan salep dan segera hubungi dokter.

6. Tutup luka


Setelah dibersihkan dan darah mulai berhenti, tutup luka menggunakan perban. Menutup luka berfungsi untuk menjaga luka tetap bersih dan terhindar dari bahaya bakteri dari luar. Jangan lupa untuk rutin mengganti perban setidaknya sehari sekali ketika perban sudah basah atau kotor.

7. Perhatikan tanda-tanda infeksi


Perhatikan tanda-tanda infeksi yang terjadi pada luka, seperti timbul kemerahan, rasa nyeri berlebihan, bengkak atau timbul nanah. Jika hal tersebut terjadi, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Mintalah suntikan tetanus pada dokter jika memang diperlukan.

Nah itulah 7 Langkah Praktis Pertolongan Pertama Tertusuk Paku agar Terhindar dari Tetanus yang bisa teman-teman lakukan. Selebihnya, serahkan kepada tenaga kesehatan jika terjadi infeksi atau hal-hal lain yang membahayakan.

As always, thanks for reading. Saya Nugraha Fauzi, stay awesome!
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

1 komentar

Sy dlu kecil pernah tertusuk paku disandal jepit, tertembus gitu, ke arah telapak kaki kanan sy bagian tengah. Waktu itu sy ingat tidaklah luka, tidak berdarah, hanya bolong sj. Stlh itu, sy tdk obati, krn tdk luka dan tidak sakit, hanya saya agak pincang2in, krn sy pikir luka.

Seiring wkt, sy sering bermain tnp alas kaki. Nah lama2 itu eks luka kaya jd kebas, kaya kapalan gitu, kulit dibagian itu rasanya kaya tebal sj, jd saya sering nyutikin, garukin biar dy agak lunak, kadang kulit tebalnya sy kupas pakai gunting kuku, kerikan jenggot agar itu kulit jd tipis dan rasa nyaman. Sisa kulitnya suka sy simpan jg dl. Kadang kalau sdh tipis, bru luka, tp sy rasakan enk gt, nyaman ketika digaruk, atau hbs ditipisin gtu, bahkan kalau sy sulit tdr, cukup digarukin itu sy mudah trtidur.

Sampai skr itu masih sama, dan sy masih kerap melakukan itu, krn klo tdk sy lakukan ky berasa tebel aj bagian itu, pdhl si sbnr nya biasa2 aja. Tp krn sy trsugesti nyaman, jd ya kerap sy lakukan.

Mirip sprti kapalan, tp kalau kapalan qt perih dan luka kalau digores, klo ni luka nti dy sembuh sndiri dan kulitnya akan menutup lg dg baik.

Poko ny enak aja deh ni telapak kaki tgh kalau dgarukin.

Balas

Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA. Terima kasih.

Advertiser