Kiat Sukses Menjadi Seorang Perawat Pengusaha

Kiat Sukses Menjadi Seorang Perawat Pengusaha

Seperti yang telah dijelaskan dalam tulisan terdahulu yang berjudul : Perawat Tidak Harus Selalu Bekerja di Rumah Sakit bahwa menjadi seorang perawat pengusaha dibutuhkan tekad dan kemauan yang tinggi karena mereka nantinya akan menghadapi dunia bisnis yang dinamis dan penuh dengan persaingan.

Oleh karena itu disini saya akan membagikan kiat-kiat untuk menjadi sukses sebagai seorang perawat pengusaha atau saya lebih suka menyebutnya nursepreneur.

Mulailah secara bertahap


Secara umum, terdapat dua bidang yang dapat di tekuni dalam menjalani usaha ini. Yang pertama menjadi seorang Entreprenurse atau yang kedua menjadi seorang Intraprenurse.

Entreprenurse adalah dimana kita memulai semuanya dari nol, mulai dari membuat proposal bisnis dan melakukan proses pengkajian kewirausahaan sampai berjalannya perusahaan, kita yang mengerjakannya. Tentunya dalam melalui berbagai proses tersebut kita bisa mengajak teman atau kerabat untuk menjadi rekan bisnis kita. Dalam menjalankan bisnis ini tentunya penuh dengan resiko. Apalagi jika kita seorang pemula.

Beda halnya dengan entreprenurse, Intraprenurse lebih cenderung aman. Karena kita hanya mengekor pada suatu perusahaan yang telah ada. Misalnya menjadi seorang reseller, affiliate marketing atau menjadi seorang dropshipper.

Menjalankan usaha ini cenderung juga tanpa resiko. Kita hanya “membantu” menjualkan barang yang sudah ada dan mendapatkan komisi dari setiap penjualan barang tersebut. Dan ini merupakan jenis usaha yang paling ideal untuk seorang pemula. Karena disini kita akan bisa mempelajari lebih dalam teknik-teknik marketing dan juga manajerial yang dilakukan oleh induk perusahaan kita.

Menjadi employer kemudian investor


Jika pernah membaca tulisan-tulisan Robert Kiyosaki, beliau mengatakan bahwa tingkatan dalam bekerja dimulai dari yang terendah adalah employer (pekerja), owner (pemilik usaha) dan yang paling tinggi adalah investor (pemilik modal). Ketiganya tentu mempunyai pekerjaan dan penghasilan yang berbeda-beda. Walaupun begitu, menjadi seorang employer merupakan pilihan yang cerdas untuk memulai karir menjadi seorang pengusaha.

Kiat Sukses Menjadi Seorang Perawat Pengusaha
Kuadran Robert Kiyosaki

Tentunya kalau menjadi seorang employer, maka jadilah employer yang cerdas. Pelajari bagaimana perusahaan tersebut bekerja, sistem marketing dan manajerialnya, dan juga cara menghadapi persaingan dan meminimalisir resiko. Semua itu adalah ilmu yang sangat mahal dan pastikan kita faham ke 5 hal tersebut sebelum akhirnya memutuskan untuk memulai usaha sendiri.

Lihatlah bagaimana perjuangan seorang Dilip Shangvi ( Bermodal 2 Juta Rupiah, Dilip Shangvi Menjadi Orang Terkaya di India ), ia merintis bisnisnya dengan menjadi seorang employer walaupun bisnis tersebut sejatinya adalah bisnis ayahnya sendiri. Kemudian ia mengembangkan bisnis tersebut sehingga ia menjadi seorang owner dan lantas menjadi seorang investor.

Think Benefit and Change Paradigm


Seorang yang mempunyai jiwa pengusaha selalu berfikir tentang keuntungan. Ia selalu jeli melihat peluang sekecil dan seburuk apapun peluang tersebut. Seperti yang ditulis oleh Dr. Sukwanto, S.Kep Ners., M.Si (Ketua PPNI Prov. Kaltim 2011 – 2016) bahwa :
Perawat sering berhadapan dengan berbagai masalah saat bekerja misalnya macet saat mau dinas ke Rumah sakit, mencuci baju putih yang gampang kotor, sampah medis yang berserakan, sulitnya meninggalkan anak saat dinas, jauhnya kantin saat makan siang, tidak keburu masak di rumah, mahalnya biaya berkomunkasi dengan suami. 
Seorang perawat yang berjiwa Entrepreneur akan mulai berpikir beda dan berpikir untung. Tahap selanjutnya mungkin muncul gagasan-gagasan segar dan ide – ide kreatif misalnya perawat menciptakan CD rekaman English for nurse saat macet, laundry for nursing staf, Re-use machine for waste medical, katering siap antar bagi perawat atau penitipan bayi bagi perawat. Ide – ide tersebut harus dibiasakan muncul. Seberapa jeleknya ide itu atau seberapa sepelenya ide itu tetap harus dimunculkan. Di luar negeri justru ide sepele itulah yang menghasilkan royalti jutaan, misalnya ide tentang alat penjepit kuping anjing jenis tertentu, yang telinganya menjuntai saat makan dan tercelup pada makanan.
Jika kedua hal diatas sudah kita lakukan, inilah saatnya bagi kita memanfaatkan peluang seperti yang disampaikan oleh Dr. Sukwanto, S.Kep Ners., M.Si diatas. Menfaatkanlah peluang sejeli dan semaksimal mungkin!

Itulah kiranya Kiat Sukses Untuk Menjadi Seorang Perawat Pengusaha disamping tentunya kita harus mempunyai tekad yang kuat, berani mengambil resiko dan juga konsistensi.

Ini hanyalah sebagaian kecil dari beberapa kiat sukses yang ada. Semuanya tentunya kembali kepada diri masing-masing. Sebagus apapun konsep yang kita buat, sesempurna apapun teknik yang digunakan, tanpa action semuanya hanyalah NOL BESAR.

Nah,siap untuk menjadi seorang perawat pengusaha?

Tidak ada komentar