Belajar SEO Gratis [ Panduan Lengkap 2018 ]


Belajar SEO Gratis Lengkap Tahun 2018

Panduan Lengkap Melakukan SEO Tahun 2018
Ini adalah panduan lengkap tentang bagaimana cara mendominasi hasil pencarian Google tahun 2018. Bukan artikel panduan belajar SEO gratis 2018 yang ditulis berdasarkan prediksi, tapi :

Teman-teman akan melihat bagaimana teknik SEO 2018 yang sudah teruji di praktikan oleh berbagai praktisi SEO, ditulis berdasarkan update algoritma Google akhir 2017 lalu, dan juga artikel SEO dari Backlinko, Googleblog dan SemRush.

So, jika teman-teman sedang mencari "nutrisi" SEO yang lengkap tahun 2018, maka teman-teman sedang berada di tempat yang tepat. Ready? Here we go!


Bagian 1 

Rank Brain dan Sinyal Pengalaman Pengunjung

Beberapa waktu yang lalu, Google mengumumkan bahwa Rank Brain merupakan faktor ketiga dari beberapa faktor penting yang dapat mempengaruhi posisi ranking suatu situs ;

“In the few months it has been deployed, RankBrain has become the third-most important signal contributing to the result of a search query.”

Dan, hal tersebut dibuktikan Google dengan meng-update algoritma mereka awal tahun 2018 ini dengan update RankBrain yang semakin penting.

Pertanyaannya ; 

Apa itu RankBrain? Dan bagaimana kita sebagai webmaster/blogger bisa mengoptimasinya?


Apa itu Google RankBrain?


Google RankBrain adalah suatu sistem berbasis AI yang membantu Google menyortir hasil pencarian dari suatu kata kunci berdasarkan interaksi pengunjung terhadap hasil tersebut.

Sederhananya seperti ini ;

Semisal teman-teman mencari info mengenai "panduan seo 2018" ...
Panduan Lengkap Melakukan SEO Tahun 2018

Hasil pencarian nomor #3 sepertinya menarik nih. Lalu teman-teman klik situs tersebut dan menemukan panduan SEO 2018 yang benar-benar lengkap, praktis, dan mudah dimengerti. Intinya teman-teman merasa puas dengan artikel tersebut.

Nah interaksi itulah yang dicatat oleh RankBrain. Ia menganalisa berapa lama pengunjung tersebut berada dalam situs tersebut dan berapa banyak pengunjung yang meng-klik situs tersebut dalam hasil pencarian.

Maka, jika ada cukup banyak pengunjung yang seperti itu terhadap halaman tersebut, maka Google akan menaikan peringkat halaman tersebut.

Kemudian semisal pengunjung kedua melakukan pencarian yang sama, namun ia langsung meng-klik artikel urutan #1 dan menemukan bahwa kontennya sangat jauh dari apa yang ia harapkan. Baru membaca beberapa paragraf, ia langsung menutup halaman tersebut lalu mencari artikel lainnya di urutan no #2, #3 dan seterusnya.

Nah perilaku seperti ini juga akan dicatat oleh RankBrain. Dan, jika ada cukup banyak pengunjung yang langsung menutup halaman tersebut ketika membaca beberapa paragraf, maka otomatis halaman tersebut akan diturunkan peringkat #1.

Apa poin penting dari kedua ilustrasi diatas?

Yap! RankBrain fokus dalam 2 hal :

1. Berapa lama pengunjung menghabiskan waktu (Dwell Time) 
2. Persentasi dari banyaknya pengunjung yang meng-klik halaman (CTR)

Mari kita bahas satu persatu.

RankBrain dan Dwell Time


Seperti yang sudah saya bahas diatas, Dwell Time adalah berapa lama waktu yang dihabiskan pengunjung ketika mengunjungi suatu halaman.

Dan faktanya, Kepala kantor Google di Kanada baru-baru ini mengkonfirmasi bahwa Google menggunakan Dwell Time sebagai sinyal rangking suatu situs. Dia menyebutkan bahwa RankBrain diukur ketika :

“someone clicks on a page and stays on that page, when they go back”

Nah pertanyaannya ;

Berapa sih waktu Dwell Time yang baik menurut RankBrain?

Menurut hasil studi dari SearchMetrics, peringkat 10 teratas dalam hasil pencarian Google mempunyai Dwell Time rata-rata 3 menit 10 detik.

Sebentar?

No! Angka ini sangatlah lama. Karena rata-rata situs lainnya mempunyai Dwell Time berkisar antara 1-2 menit saja.

Apalagi dengan artikel yang hanya 300 kata kurang.

Dan ini memperbaiki algoritma dari Bounce Rate yang hanya memperhatikan tingkat "bounce" pengunjung, dan tidak mengukur Dwell Time dari pengunjung tersebut.

Jika masih bingung mengenai Bounce Rate, saya sarankan untuk membaca artikel dibawah ini :

  • Apa itu Bounce Rate dan Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Situs?
  • Cara Ampuh Menurunkan Bounce Rate dengan Teknik Momentum

Logikanya seperti ini :

Jika teman-teman betah berlama-lama dalam suatu artikel, berarti teman-teman menyukai artikel tersebut.

Benar?

Dan, jika ada cukup banyak pengunjung merasakan hal yang sama seperti teman-teman terhadap artikel tersebut, maka Google akan menaikan peringkat artikel tersebut agar lebih mudah ditemukan.

Karena pengunjung menyukai artikel tersebut.

Masuk akal?


RankBrain dan CTR (Click Through Rate)


Sebenarnya ini sederhana saja.

Dari pengertian CTR sendiri : Berapa banyak persentase pengunjung yang meng-klik suatu halaman dari hasil pencarian.

Semisal, karena artikel teman-teman bagus secara SEO, mempunyai backlink berkualitas yang banyak, DA dan PA juga lumayan, persaingan sedikit, lantas artikel tersebut menempati peringkat #1 Google.

Namun, setelah 2 minggu nongkrong di peringkat #1, ternyata 80% persen pengunjung lebih tertarik meng-klik artikel yang berada di peringkat #2. Atau bahkan persentase-nya lebih rendah dari itu.

Pertanyaannya :

Jika klik yang didapatkan oleh peringkat #2 Google lebih banyak ketimbang klik yang didapatkan oleh peringkat #1 Google dengan keyword yang sama, lantas kenapa Google harus mempertahankannya berada di peringkat #1?

Masuk akal?

Bagian 2

Jadilah Seorang Master CTR

Apa yang berubah dari SEO 2018 saat ini?

Jika teman-teman ingin mengerjar trafik dan posisi yang bagus dimata Google, jadilah seorang master CTR.

Kenapa?

Pertama, karena CTR sangat mempengaruhi sistem yang digunakan oleh RankBrain.

Kedua, karena Google selalu meluncurkan fitur-fitur handal yang mengakibatkan tenggelamnya situs dalam hasil pencarian.

Semisal, fitur Answer Box, iklan dari Adwords, Carousel, dan Knowledge Panel, dan lain sebagainya.

Sederhananya seperti ini, lihatlah beberapa screenshot dibawah ini. Dan saya yakin teman-teman pernah menemuinya :
Panduan Lengkap Melakukan SEO Tahun 2018

Lalu ini :
Panduan SEO 2018

Yang paling mematikan adalah ini :
Panduan Lengkap Melakukan SEO Tahun 2018

Atau, bagi blogger niche kesehatan :
Panduan SEO

Dan faktanya, menurut WordStreams, organik CTR menurun drastis sampai 37% sejak tahun 2015, yaitu tahun dimana Google mulai meluncurkan fitur-fitur tersebut.

Lihat situs-situs yang berada dibawah fitur-fitur tersebut. Kalau saja mereka bisa berteriak, mungkin mereka akan teriak seperti ini : Click on me please!!!!

Right?

Bagian 3

Konten yang Komprehensif dan Mendalam

SEO jaman dulu, Google menganalisa sebuah halaman dari seberapa banyak halaman tersebut menggunakan target keyword.

Atau biasa disebut sebagai Keyword Density.

Artinya, Google hanya fokus terhadap kontennya. artikelnya saja. Sehingga dalam proses perayapan (Crawling site), Google akan mengecek apakah keyword yang ditargetkan berada dalam :

  • Title Tag
  • URL
  • Image ALT text
  • Deskripsi
  • H1 tag

Meskipun, saat ini - 2018 - Google 'masih' menggunakan algoritma tersebut, namun mereka kini lebih pintar dalam menilai kualitas suatu situs.

Tidak hanya mengukur kedalaman informasi, namun Google juga kini fokus terhadap konteks dari konten tersebut.

Artinya, Google tidak hanya fokus terhadap berapa jumlah keyword tertarget yang ada dalam suatu artikel, namun lebih kepada seberapa dalam informasi yang diberikan oleh artikel tersebut.

Inget ini : Tujuan Google adalah untuk memberikan hasil pencarian TERBAIK untuk pengguna mereka. Dan dalam kebanyakan kasus, hasil pencarian terbaik bukanlah sepotong konten dengan keyword density yang baik.

Namun, konten terbaik yang mencakup keseluruhan topik secara mendalam.

Logikanya, karena konten yang mendalam dan fokus sudah pasti mempunyai informasi yang baik dan keyword density yang baik pula. Tapi konten yang seadanya, bisa jadi mempunyai keyword density yang baik namun belum pasti mempunyai informasi yang baik.

Setuju?

Dan hal ini terbukti dengan adanya hasil penelitian dari Backlinko yang menyebutkan bahwa semakin dalam artikel yang dibuat, semakin tinggi rangking Google yang didapat.
Panduan Lengkap Melakukan SEO Tahun 2018
Hasil studi Backlinko. Sumber : Backlinko

Coba lihat. Semakin banyak topic coverage (cakupan topik yang dibahas), semakin tinggi rangking yang didapat.

Sehingga tidak salah jika PanduanIM merekomendasikan untuk menulis artikel lebih dari 100 kata untuk mencapai pejwan Google.

Pertanyaannya :

Apakah artikel yang panjang selalu menjamin rangking yang baik pula?

Tidak. Tergantung dari kualitas konten dan konteks-nya.

Lantas bagaimana cara membuat artikel yang mendalam dan berkualitas?

Caranya akan dibahas dibawah ini. Lanjutkan membaca.

Bagaimana Cara Menulis Konten yang Komprehensif dan Mendalam


Pertama, buatlah konten setidaknya mengandung 1500 kata. Atau menurut rekomendasi dari Backlinko setidaknya tulislah artikel minimal 2000 kata.

Kenapa?

Karena dengan cara tersebut, teman-teman bisa meng-cover seluruh hal yang diinginkan pengunjung mengenai suatu topik.

Gunakan Kata Kunci LSI (Latent Sematic Indexing) dalam Artikel


Ketika teman-teman telah membuat artikel dengan 2000 kata, selanjutnya tambahkan kata kunci LSI didalamnya.

Apa sih LSI?
Panduan Lengkap Melakukan SEO Tahun 2018
Ini adalah LSI atau penelusuran terkait

Intinya, LSI adalah topik dalam keyword yang banyak dicari oleh pengunjung. Semisal, jika teman-teman menulis artikel tentang cara bermain gitar, maka artikel teman-teman 'disarankan' membahas juga topik mengenai :
  • Cara belajar gitar
  • Posisi kunci gitar
  • Kunci dasar gitar beserta gambar
  • Belajar kunci gitar yang lengkap
  • Belajar bermain melodi

Nah, yang berhuruf tebal (bold) dalam gambar diatas adalah LSI. Gunakan kata-kata yang berhuruf tebal tersebut dalam artikel teman-teman. Penempatannya terserah. Bisa diawal, ditengah, ataupun diakhir artikel.

Namun ingat, penempatannya harus natural.

Semisal, saya menggabungkan LSI 'cara' dan 'untuk pemula' menjadi sub judul artikel panduan cara bermain gitar. Maka sub judul tersebut akan menjadi seperti ini :

Cara bermain gitar untuk pemula

Atau jika dalam artikel, maka seperti ini :

Dengan mengetahui posisi kunci gitar yang baik anda dapat memainkan gitar dengan baik pula. Apalagi ditunjang dengan penguasaan kunci dasar yang sudah diluar kepala, maka permainan gitar anda akan lebih enak didengar.

Oh ya, penggunaan LSI tidak harus di bold. Itu hanya sekedar contoh agar teman-teman tahu LSI mana yang saya gunakan dari daftar LSI yang ada.

Bagian 4

Google Mobile-First Index

Selama ini, walaupun Google sudah meluncurkan algoritma Mobilegeddon dan situs AMP, namun pengindex-an dari tampilan situs seluler (mobile) belum diluncurkan.

Baru kali ini Google "akan" meluncurkan "Mobile-First Index" mereka yang mana merupakan kelanjutan dari upaya Google dalam memaksimalkan penggunaan smartphone dari pengguna mereka.

Ini cukup masuk akal, karena 60% pencarian situs berasal dari perangkat seluler. Dan hal ini akan terus berkembang dari waktu ke waktu.

Meskipun, saat ini belum digunakan, tapi sinyal yang mereka berikan sepertinya sudah cukup dekat.

Nah untuk menghadapinya, mau tidak mau kita sebagai blogger dan webmaster harus bersiap-siap terlebih dahulu.

Jangan sampai ketika mobile-first index diluncurkan, situs kita belum siap, akhirnya kita kehilangan trafik.

3 Langkah Mudah untuk Mempersiapkan Situs Menghadapi Index Mobile Google


Buatlah situs yang bisa ditampilkan dengan baik dalam versi desktop ataupun mobile

Jadi, ketika pengunjung mengunjungi blog teman-teman baik melalui PC ataupun smartphone, tidak ada yang berubah. Tidak ada konten yang tersembunyi dan tampilan tidak acak-acakan.

Pindah dari m ke Desain Responsive

Jika situs teman-teman mempunyai tambahan huruf "m" ketika dikunjungi melalui smartphone, maka Google menyarankan untuk beralih ke template yang mendukung responsive design.

Buatlah situs yang Mobile-Friendly

Saya pernah melihat banyak situs yang memang tampil ketika dikunjungi dari smartphone, namun tampilan mereka acak-acakan. Atau memaksa tampilan desktop untuk tampil dalam perangkat mobile.

Sehingga, tampilan situs menjadi sangat kecil dan harus di double-click untuk membaca situs tersebut. Dan, hal tersebut tentunya akan sangat buruk jika index mobile sudah diluncurkan.

Jadi, buatlah situs yang mobile-friendly. Atau jika teman-teman sudah mempunyai situsnya, namun tidak tahu apakah situs teman-teman termasuk situs yang mobile-friendly atau bukan, maka teman-teman bisa mengeceknya melalui alat dari Google dibawah ini :

Google Mobile-Friendly Test Tool

Bagian 5

Pentingnya Konten Video

Menurut Cisco, video online akan menempati 80% trafik pada tahun 2021.

Pertanyaannya, apakah teman-teman akan menjadi bagian dari yang 80% atau hanya menjadi penonton dan berebut trafik yang 20% sisanya?

Coba lihatlah :

Seorang Reza "Arap" Oktovian, membuat channel youtube dari pertengahan tahun 2011. Dan ironisnya, dia mendapatkan 1 juta subscriber pada sekitar tahun 2017.

Artinya, dulu, untuk mendapatkan 1 juta subscriber dibutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya.

Saya bilang ironis. Karena :

Seorang Jess No Limit, hanya dalam beberapa bulan saja,  Ia bisa mendapatkan 1.3 juta subscriber dalam rentang waktu 2017 - 2018.

Ini berarti, prediksi Cisco diatas bukanlah sebuah bualan belaka. Melainkan sebuah prediksi akurat dimana generasi sekarang lebih suka menonton, ketimbang membaca.

Benar?

Artinya, kita sebagai konten maker harus mampu mengikuti perkembangan jaman. Walaupun, artikel masih dibutuhkan, tapi konten video jauh lebih banyak dicari ketimbang artikel.

Dan dalam bagian ini kita akan membahas :

Bagaimana cara mengambil keuntungan dari SEO video pada tahun 2018 :


Masukilah Dunia Youtube


Youtube merupakan search engine ke-2 terbesar setelah Google. Dan Youtube, saat ini, sedang dalam masa-masa keemasannya ...

... dimana menurut The Huffington Post, tahun 2018 pengguna Youtube meningkat sebanyak 60% daripada tahun 2017 lalu.

Artinya, semakin banyak orang yang bermigrasi ke Youtube dari Google.

Jadi, jika teman-teman ingin mendapatkan trafik lebih banyak pada tahun 2018, maka buatlah video dan gunakanlah Youtube.

It's a search engine that's too big to ignore. Right?

Kabar baiknya, kebanyakan internet marketer lebih berfokus kepada artikel, ketimbang video. Dan ini adalah peluang yang sangat baik dan sayang jika tidak kita maksimalkan.

Sematkan Konten Video dalam Artikel Blog


Siapa yang tidak ingin mendapatkan trafik double? 40% dari Google, dan 60% dari Youtube.

Caranya? Sematkan video yang teman-teman buat dalam artikel blog teman-teman. Maka pengunjung dari Google akan melihat video di Youtube. Dan Pengunjung dari Youtube akan mendapatkan artikel dari Google.

Cukup menjanjikan? Yap!

Bagian 6

Optimasi Penelusuran Suara


Perhatikan fakta berikut ini :

1. 40% orang dewasa menggunakan penelusuran suara setidaknya 1 kali setiap hari (sumber)
2. Penelusuran suara digunakan 35x lebih banyak sejak tahun 2008 (sumber)
3. 20% dari seluruh pencarian dari mobile adalah penelusuran suara (sumber)

Jika seperti itu, apa yang dilakukan?

Optimasi penelusuran suara. And here is how to do that:

Optimasi Penelusuran Suara Google


Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan membuat artikel teman-teman berada dalam page one Google.

Caranya bisa dengan membuat artikel yang komprehensif dan mendalam seperti yang sudah disebutkan diatas.

Apalagi jika artikel tersebut muncul dalam featured snippet Google, seperti dibawah ini :
Panduan Lengkap Melakukan SEO Tahun 2018

Bagaimana caranya?

Untuk membuat artikel muncul dalam featured snippet seperti gambar diatas, buatlah konten yang mengandung pertanyaan dan jawaban. Karena mayoritas artikel yang muncul dalam featured snippet adalah artikel-artikel yang bersifat pertanyaan dan jawaban.

Bagian 7

Konten dan Link adalah Kunci Google Ranking

Dari semua pembahasan Panduan SEO 2018 ini, sebenarnya kunci utamanya hanya ada dua : Konten dan link.

Tanpa konten yang berkualitas, teman-teman tidak akan mendapatkan link yang berkualitas pula.

Dan tanpa link yang berkualitas, teman-teman akan kesulitan untuk berada dalam rank #1 Google.

Dan jika teman-teman tidak berada dalam halaman satu Google, maka RankBrain, Voice Search, dan situs yang mobile-friendly pun tidak akan terlalu berpengaruh.

Intinya, ini adalah sistem paket. Pay once, you'll get altogether.

Faktanya, Google mengumumkan bahwa konten dan link adalah nomor #1 dan #2 dalam faktor penentuan ranking yang mereka lakukan!
Panduan SEO
Pengmuman Google. Sumber : Backlinko

Dan berikut adalah korelasi link dengan ranking hasil pencarian Google :
Panduan SEO 2018
Sumber : Backlinko

Artinya, konten dan link masih tetap menjadi patokan ranking Google dalam SEO 2018. Tentunya dengan beberapa tambahan pembaruan yang telah disebutkan diatas yang sedikit banyak merubah peta perjalanan SEO menjadi lebih cerdas dan interaktif.

Saran saya, praktikanlah apa yang telah saya tuliskan disini jika teman-teman ingin mengikuti trend yang saat ini terjadi.

Karena mau tidak mau, sebagai seorang blogger, kita tidak hanya dituntut untuk membuat artikel saja, lebih dari itu, kita juga mempunyai tanggungjawab moral untuk membantu pengunjung agar lebih mudah menemukan situs kita.

Walaupun sebenarnya, cara untuk membantu mereka tidak harus dengan penggunaan SEO, tapi jika menggunakan SEO, kita akan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda : yaitu apresiasi dari pengunjung dan apresiasi dari Google.

Setuju?

Dan sebagai akhir dari panduan ini, berikut saya sertakan BONUS berupa Quick Tips untuk mengimbangi perubahan SEO tahun 2018 :

Bagian 8

Quick Tips SEO 2018

Dalam bagian ini, kita akan membahas mengenai taktik yang terbukti berhasil untuk mengimbangi perubahan SEO pada tahun 2018.

Tidak banyak.

Hanya 2 buah taktik namun terbukti ampuh dalam mengimbangi perubahan SEO yang saat ini sedang terjadi.

Dan ini bisa diterapkan oleh siapapun. Baik situs multinasional, atau blog personal sekalipun!

Apa saja hal tersebut?

Buatlah Konten Visual yang Menarik


Terutama gambar-gambar berupa infografik, quick explanation, dan data statistik.

Karena faktanya, 37% internet marketer sukses menyatakan bahwa konten visual adalah salah satu alat penunjang trafik yang amat sangat signifikan.

Dan untungnya, berkat kehadiran Pinterest dan Instagram, perkembangan konten visual semakin kesini semakin meningkat tajam.

Berikut contohnya :
Panduan SEO 2018

Atau jika belum mampu membuat data statistik, gambar penjelasan simple seperti dibawah ini bisa menjadi alternatif :
Panduan Lengkap Melakukan SEO Tahun 2018

Kenapa?

Karena gambar-gambar tersebut termasuk kedalam gambar-gambar yang dapat mengundang backlink. Lihat saja, karena saya membutuhkan data, dan saya tidak mampu membuat data tersebut, akhirnya saya menyematkan data dari We're Social.

Yang kedua, karena untuk menjelaskan ProBux dengan kata-kata pasti panjang, maka saya menggunakan gambar penjelasan yang dibuat oleh PanduanIM.

Secara tidak langsung, itu adalah sinyal bagi RankBrain bahwa konten visual kita diminati oleh pengunjung.

Dan itu adalah sebuah sinyal yang baik untuk sebuah situs.

Hasilkan Lebih Banyak Komentar


Apakakah komentar berpengaruh terhadap ranking situs?

Jawabannya : Sangat berpengaruh!

Sejak Google meluncurkan RankBrain yang berfokus pada konten dan interaksi pengunjung, maka komentar merupakan sebuah sinyal positif untuk RankBrain.

Ini buktinya :
Seo interaksi pengunjung

Dan hal ini diperkuat dengan pernyataan Google di tahun 2018 bahwa : "Comments are better on-site for engagement signals for SEO than moving to social.”

Artinya, Google menginginkan adanya interaksi sosial yang terjadi dalam sebuah Blog atau situs. Dan dengan adanya RankBrain, tampaknya Google akan lebih memperhatikan hal tersebut dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

The End

SELESAI

Done!

Itulah bagaimana cara saya mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan trend SEO 2018 yang akan segera terjadi.

Dan sekarang, selebihnya terserah teman-teman : langkah manakah yang akan teman-teman ambil dan lakukan pertama untuk menghadapi perubahan SEO ini?

Apakah teman-teman akan mengoptimasi konten untuk meningkatkan Dwell Time? Atau membuat situs menjadi mobile-friendly terlebih dahulu?

Beritahu saya dikolom komentar. Atau jika teman-teman mempunyai tanggapan, saran, sanggahan, mari kita diskusikan di kolom komentar.

Kenapa?

Karena, RankBrain tidak hanya tentang seberapa banyak komentar yang berhasil teman-teman dapatkan untuk situs teman-teman sendiri,  tetapi hal tersebut berbanding lurus dengan seberapa sering teman-teman berinteraksi dengan situs lainnya.

Karena interaksi tidak terjadi satu arah, ya kan? So, saya tunggu interaksinya dan saya akan interaksi balik. Setuju?

Thanks for reading. Keep Writing and Stay Awesome!
Advertisement

6 comments

avatar

Kalau saya lagi Optimasi Penelusuran Suara. Dulu sering mengabaikannya. Asal membuat kata kunci.

avatar

wah lengkap banget penjelasannya di sini.

avatar

Lengkap banget, bacanya juga enak. Wah terima kasih ilmunya kak, keren!

avatar

Lengkap banget nih. Nanti perlu dibaca lagi, nggak cukup sekali memahami aku langsung paham soalnya..hehe
Nice share, Mas..

avatar

Lengkap abis nih, panduan SEOnya... dan artikelnya enak dibaca :D

avatar

Pusing ya kalo bahas SEO, ada aja yang baru. Hahahha.
Apalagi untuk ukuran algoritmanya Om Google yang kadang berubah2, heheh


EmoticonEmoticon