101 Cara Traveling Murah dari 10 Travel Blogger Berpengalaman Indonesia

advertise here
Pertanyaan yang paling mendasar dan paling sering ditanyakan kepada seorang travel blogger dan saya yakin semua orang di dunia ini pasti ingin tahu jawabannya adalah tentang : Bagaimana sih caranya supaya bisa traveling murah?

Bener? Pasti! Lagian siapa sih orang di dunia ini yang nggak suka jalan-jalan? Apalagi kalau murah, yakan?

Masalahnya adalah, ketika searching di google, begitu banyak artikel diluaran sana yang membahas tentang topik tersebut namun tidak ada yang bisa memberikan jawaban pasti dan praktis untuk diterapkan.

Bahkan antara artikel A dan B, terkadang tips nya bertentangan. Si A menyarankan untuk melakukan ini, tapi si B menyarankan jangan melakukannya.

Lantas, mana yang harus diikuti?

Ceritanya akan berbeda jika teman-teman bisa mendapatkan informasi cara traveling murah tersebut dari ahlinya. Dari para travel blogger yang sudah kesana kemari mencicipi liburan murah di Indonesia dan traveling murah ke luar negeri menikmati berbagai keindahan panorama alam dunia dan sudah makan asam garam di dunia traveling baik dalam maupun luar negeri.

101 Cara Traveling Murah dari 10 Travel Blogger Berpengalaman Indonesia

Untuk itu saya mengundang dan mewawancarai 10 Travel Blogger Berpengalaman Indonesia untuk ikut berkontribusi dalam tulisan ini dengan satu pertanyaan :

"Bagaimana cara paling ampuh agar bisa traveling dengan murah,aman, dan nyaman?"


Jawabannya? Sangat luar biasa! Dari mulai urusan waktu, transport, makan, penginapan, open trip, road trip, sampai beberapa rekomendasi berdasarkan pengalaman mereka.

Dan mungkin, artikel ini adalah artikel satu-satunya yang bisa teman-teman jadikan panduan untuk bisa ber-traveling ria dengan murah namun tetap aman dan juga nyaman.

Daftar Pertanyaan yang diajukan :
  1. Gimana sih cara budgeting yang biasa dilakukan biar bisa terus traveling tapi keuangan tetap balance?
  2. Adakah waktu-waktu terbaik agar bisa menghemat biaya ketika traveling? Kapan dan apa alasannya?
  3. Tips buat milih destinasi wisata ketika traveling? Terus adakah rekomendasi destinasi wisata dalam dan luar negeri yang ramah dompet dan living cost nya murah? Sebutkan minimal 3 destinasi dalam negeri dan 3 destinasi luar negeri.
  4. Ini sih berhubungan banget sama budgeting, tapi apa tips dan trik supaya bisa meminimalisir transportation cost selama traveling? Atau jika ada promo, bagaimana cara dapetin promo tersebut?
  5. Selama ini,apa yang sering dilakukan untuk menghemat food and beverages cost ini? 
  6. Gimana sih caranya untuk memilih penginapan yang hemat, namun tetap nyaman? Terus adakah rekomendasi tempat based on travel experience story yang aman, nyaman dan murah baik di luar negeri ataupun dalam negeri.
  7. Murah mana : traveling sendiri atau rame-rame, road trip apa open trip, suka dukanya dan juga plus minus nya. Bisa sertain artikel pendukung mengenai pengalaman mengikuti open trip dan trip sejenis lainnya.
  8. Sebagai seorang blogger, bagaimana cara menyiasati keinginan traveling diantara kesibukan real life, posting tulisan di blog dan juga kendala biaya untuk traveling?
  9. Punya tips and trick yang belum dibahas dan ditanyakan disini? Tambahkan yaws! Biar makin komplit plit and plitttttt ^-^

Travel Blogger yang Ikut Berpartisipasi :

  1. Ahmadi Sultan - Jokka2Traveller
  2. Ariev Rahman - BackpackstoryMe
  3. Dini Lintang Asri - Dinilint
  4. Dyah Yasmina - SukasukaDee 
  5. Ella Fitria - EllaFitria
  6. Marya Sutimi -RanselUnguId
  7. Muh. Asyraf S - MyDayPack
  8. Putu Sukartini - NgiringMelali
  9. Teguh Nugroho - TheTravelearn
  10. Yusuf Iskandar - MisterRansel


 CARA TRAVELING MURAH

diurutkan berdasarkan waktu diterimanya jawaban dari tiap Travel Blogger

Teguh Nugroho - www.thetravelearn.com
The TraveLearn is an Indonesian travel series blog. About cities, towns, villages. About mountains, beaches, rivers. About people, buildings, culinary.

You can find Teguh Nugroho on :
Facebook | Instagram | Twitter | Youtube


  1. Budgeting Tips : Batasi pengeluaran sehari-hari, misalnya biaya makan, jajan, hiburan (nonton, karaoke, dsb), kost, dan kosmetik. Lalu, tau kapasitas diri sendiri. Kalau memang nggak ada duit, jangan maksain buat traveling. Pergilah saat kamu memang udah siap. Kalau kamu tipe orang yang susah nabung, jangan impulsif dengan tiket promo super murah jauh-jauh hari, karena biaya traveling itu nggak cuma biaya pesawat terbang. Udah ada beberapa temen gue yang impulsif beli tiket-tiket murah, pada akhirnya batal karena beberapa hal, salah satunya karena nggak ada duit saat harinya tiba.

    Gue sendiri misalnya, biasanya hanya 1-2 kali traveling jarak jauh dalam 1 tahun. Selebihnya mah jalan-jalan tipis aja di sekitar Jawa Barat, Jakarta, atau Jawa Tengah.
  2. Waktu : Waktu terbaik buat traveling adalah waktu ada duit, hahaha. Ada 1 prinsip di dunia traveling: kalau kamu harus kompromi dengan harga (maunya murah), kamu harus mau kompromi sama waktu. Sebaliknya, kalau nggak bisa kompromi soal waktu (maunya cuma di tanggal itu, kamu harus mau kompromi sama harga. Susah banget cari jadwal penerbangan yang murah di waktu yang kita mau (baca: long weekend).

    Penerbangan larut malam atau penerbangan yang tiba dini hari biasanya jadi opsi termurah.
  3. Destinasi : Yah, cari destinasi yang emang lo suka, jangan hanya karena tuntutan zaman. Beberapa minat di dalam traveling itu biasanya: alam (ini juga bisa dibagi lagi jadi tim pantai atau tim gunung), jelajah urban, kuliner, sejarah, budaya, dsb. Contohnya, kalau kamu suka jelajah urban kayak gue, Singapura dan Bangkok nggak akan ngecewain kamu.

    Bisa baca artikel gue di : 5 Alasan Kenapa Gue Jatuh Cinta dengan Bangkok 
  4. Transportasi : Buat transportasi di destinasi traveling, tipsnya adalah: gunakan angkutan umum dan cari barengan (khususnya kalau kamu traveling di pulau terpencil atau kota yang belum maju) biar bisa share cost. Kalau cara dapetin promo: gabung jadi member di semua web maskapai (misalnya AirAsia, Garuda Indonesia, Jetstar, dsb) dan online travel agent (misalnya Agoda, Booking.com, Traveloka, Pegipegi, dll), gabung grup-grup sesama traveler, dan pantau akun-akun promo tiket.

    Saat perburuan promo dimulai, kamu harus sabar merunut harga tiket dari hari ke hari, sabar kalau web maskapainya tiba-tiba down, dan sabar buat nyari tiket promo tengah malem (dan waktu-waktu lainnya di luar jam sibuk).
  5. Foods & Beverages : Makan di warung pinggir jalan (tapi tetep cari makanan khas ya), bawa tempat minum dari rumah buat diisi di penginepan atau di tempat umum, bawa beberapa bekal kayak roti atau mi gelas, bolehlah sesekali beli makan di convenience store macam 7 Eleven.
  6. Penginapan : Cari di Booking.com atau Agoda, urutkan dari yang paling murah, liat skornya (jangan sampai di bawah 7.5), lalu cek lokasinya di Maps. Jangan sampai jauh dari akses transportasi umum. Salah satu hostel yang sukses bikin gue puas adalah Space Boutique Hostel di Yangon, Myanmar.
  7. Open/Road Trip atau Solo : Tergantung mau ke mana dulu, Gan. Pertanyaan ini nggak bisa dijawab secara general. Buat tempat-tempat yang angkutan umumnya belum bagus, contohnya saat gue ke Lasem, gue ambil paket tur. Destinasi-destinasi alam dan kota-kota yang belum berkembang angkutan umumnya kayak Lasem ini cocoknya dijalani bareng-bareng. Tapi kalau mau eksplor kota dan kotanya juga udah punya angkutan umum yang maju (sebutlah Singapura, KL, Bangkok, Hong Kong, kota-kota besar di Asia Timur, kota-kota di Eropa, dsb), lebih cocok sendiri atau berdua sih.
  8. Blogging & Traveling : Nah, gue itu bukan blogger purnawaktu, karena gue masih ngantor 8 jam sehari dari Senin-Jumat. Gue biasa gunain waktu tiap malem dan tiap weekend buat nulis. Kalau kerjaan kantor lagi lowong, gue juga bisa curi-curi waktu buat nulis. Lalu manfaatin hari libur (termasuk weekend biasa yang cuma 2 hari) buat traveling.

    Banyak yang bilang, “Sayang banget ke sana cuma 3 hari, bla bla bla.” Well, tiap orang itu punya kapasitas waktu, biaya, tenaga, dan minat yang beda-beda. Nggak usah merasa rugi kalau cuma sebentar di satu kota atau negara. Yang terpenting, kamu udah menjejakkan kakimu di situ dan dapet banyak pengalaman. Kota-kota macam Singapura atau KL bisa kok kamu eksplor dalam 2 hari, tapi ya cuma obyek-obyek utamanya aja.

Tips lainnya? Boleh baca tips gue ini:


Marya Sutimi - www.ransel-ungu.id
Ransel Ungu adalah kumpulan tulisan acak perempuan 20an yang hobi kencan, dandan dan jalan-jalan.

You can find Marya Sutimi on :
Facebook | Instagram | Twitter


 
  1. Budgeting Tips : Setiap traveling, saya pasti sudah merencanakan perjalanan saya dari jauh-jauh hari. Untuk tujuan domestic, biasanya setidaknya saya sudah merencanakan 1-2 bulan sebelum keberangkatan, sedangkan untuk perjalanan ke luar negeri bisa saya rencanakan bahkan setahun sebelumnya.

    Misalnya, di bulan Mei saya merencanakan untuk birthday trip saya di bulan February tahun depannya, bulan Mei saya beli tiketnya dulu untuk ke tempat tujuan. Kalau duitnya belum cukup buat beli tiket PP, saya beli berangkatnya dulu aja buat motivasi nabung selanjutnya. Agak nekat sih, tapi cukup efektif buat saya.

    Nah, dari bulan Juni sampai Januari saya punya waktu 8 bulan untuk kumpulin uang buat bekal ke tempat tujuan. Biasanya saya udah mulai googling seenggaknya biaya penginapan dan kisaran transportasi dan makan di tempat tujuan dan set target harus nabung berapa per bulan supaya budgetnya bisa pas.

    Misalnya saya harus bisa nabung Rp 500.000 per bulan, nah tiap setelah gajian biasanya saya langsung simpen Rp 500.000 ini dan saya tukar ke mata uang negara tujuan. Ini penting, soalnya biasanya kalau udah dituker ke mata uang asing, sebokek apapun di akhir bulan pasti sayang buat pake tuker uang yang udah disimpen ke rupiah lagi.

    Nah, kalau udah kekumpul cukup uang, baru deh mulai beli tiket pulang, booking hotel dsb.
  2. Waktu : Kalau ditanya soal waktu terbaik, jujur sih saya kurang tahu karena saya sendiri biasanya traveling di waktu yang sekiranya saya senggang. Kebetulan sampai akhir tahun lalu saya masih sibuk bekerja di salah satu perusahaan swasta, jadi ini ada kaitannya juga sama kemungkinan cuti ga diizinkan dsb.

    Tapi, sejauh ini saya selalu menghindari peak season untuk traveling. Banyak orang yang rame-rame ambil cuti saat long weekend dsb, nah kalau itu saya ga pernah. Biasanya, daripada ambil cuti waktu long weekend, saya biasanya tetap kerja seperti biasa dan baru ambil cuti 1-2 minggu setelahnya selama 3-4 hari kalau ga bisa seminggu sekaligus.

    Biasanya harga tiket di tanggal-tanggal tersebut ga terlalu mahal, dan kalau misalnya rencana datengin tempat-tempat pariwisata yang mainstream pun ga terlalu banyak orang dibandingin kalau lagi long weekend. 
  3. Destinasi : Kalau saya kebetulan untuk pilihan destinasi biasanya suka-suka saya, karena emang saya biasanya jalan kemana-mana sendirian, jadi ga terlalu tergantung sama orang lain kalau soal keputusan traveling.

    Untuk saat ini, destinasi wisata yang saya pilih masih di sekitaran Asia Tenggara karena saya punya target pribadi untuk mengunjungi seluruh negara anggota ASEAN sebelum ulang tahun saya yang ke-30.

    Rekomendasi destinasi wisata luar negeri yang ramah dompet dan living cost rumah saya adalah Malaysia, Thailand dan Vietnam yang kebetulan sudah pernah saya tulis di postingan saya ini: Rekomendasi destinasi untuk jalan-jalan ke luar negeri.
  4. Transportasi : Saya pribadi kebetulan hampir ga pernah mengandalkan promo untuk dapetin tiket murah untuk traveling, karena itu sejauh ini kalau ditanya pengeluaran apa saat liburan yang paling besar saya keluarkan, hampir pasti jawabannya tiket pesawat.

    Biasanya kalau saya lagi bisa liburan, dan budget cukup untuk tiket pesawat, saya langsung beli. Kalau engga, saya cari alternatif destinasi lain yang transportasinya lebih murah tapi juga menarik buat dikunjungi.

    Untuk transportasi di tempat tujuan sendiri, saya biasanya menggunakan moda transportasi public yang sebisa mungkin paling murah. Entah itu angkot, bus atau ojek. Dan kalau sekiranya tempat tujuan saya ini ramah pejalan kaki, saya meminimalisir biaya transportasi dengan cara berjalan kaki kemanapun.

    Ini lumayan menghemat, karena selain ga ngeluarin ongkos besar, juga kadang suka malah mengantarkan kita sama tempat-tempat menarik atau bahkan ketemu sama orang-orang menyenangkan di tengah jalan. Ini beberapa kali kejadian tiap kali saya jalan-jalan sendirian. 
  5. Foods & Beverages : Saya ga terlalu banyak pantangan untuk masalah makanan, makan apa dan dimanapun saya pasti sikat selama enak dan murah. Alhamdulillah sejauh ini belum pernah dapet kejadian ga enak karena makanan sih.

    Saya biasanya lebih suka makanan pinggir jalan, tapi ada satu prinsip yang saya pegang kemanapun saya pergi: when in doubt, choose McDonald’s.
  6. Penginapan : Saya biasanya menggunakan platform online seperti Agoda atau booking.com untuk penginapan, dan hampir dipastikan saya pasti pilih penginapan yang dekat dengan akses transportasi publik dengan harga semurah mungkin.

    Kebetulan saya ini tergolong traveler yang agak ‘ribet’ karena emang saya suka privacy, dan kemanapun saya pergi saya selalu berusaha untuk nginep di tempat yang menyediakan private room dengan kamar mandi pribadi. Sejauh ini sih saya selalu nemu akomodasi yang cocok dengan budget saya.

    Untuk penginapan yang saya pengen rekomendasikan, saya suka Griya Imafa Guesthouse di Batu, yang posisinya itu persis di depan Jatim Park 1 dengan harga per malam yang juga ga terlalu mahal dan kamar yang sangat nyaman.
  7. Open/Road Trip atau Solo : Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, kebetulan saya lebih seneng jalan-jalan sendirian kalau engga sama teman-teman. Jalan rame-rame dengan teman-teman sih lebih enak ya, karena jauh lebih murah dibandingkan kalau jalan-jalan sendirian.

    Tapi itu juga tergantung teman jalan-jalannya juga, karena kalau ternyata teman perjalanan kamu ga satu visi-misi sama kamu, yang ada walaupun murah juga malah bikin dongkol. Makanya kalaupun traveling rame-rame, saya biasanya agak milih-milih teman perjalanan saya.
  8. Blogging & Traveling : Kebetulan saya sendiri bukan full-time blogger, jadi siasatnya cukup mudah aja sih.

    Kesibukan real life tetap saya jalankan karena saya butuh uang untuk hidup dan jalan-jalan, kalau saya bisa jalan-jalan ya saya bisa punya lebih banyak ide buat posting tulisan di blog juga.

    Kalau ada kendala biaya untuk traveling, ya ga usah traveling pun ga apa-apa. Kalau lagi mumet banget, saya pun ga masalah buat pilih destinasi yang dekat untuk menghemat. Yang penting refreshing dan ada sesuatu yang bisa diceritakan di postingan saya selanjutnya!
  9. Tips lainnya : Tips saya sih simple, one step at a time aja. Mungkin kalau liat orang sekitaran ada yang udah jalan-jalan ke negara A, B, C, sampai Z dan kita belum sampai sana. Gak apa-apa, langkah kecil pun tetap progress, jadi jalan dulu aja ke tempat yang kira-kira bisa dan layak untuk dikunjungi.


Ella Fitria - www.ellafitria.com
Cewek single mental mboncengan yang doyan curhat. Ellafitria.com - tentang traveling, kuliner, puisi dan cerpen.

You can find Ella Fitria on :
Facebook | Instagram | Twitter



  1. Budgeting Tips : Masalah budget: biasanya kalau aku traveling supaya keuangan tetap balance aku melist tempat-tempat yang akan aku kunjungi, sebisa mungkin mencari alternatif transportasi dan penginapan yang ramah kantong. Bisa juga menghubungi teman yang kita kenal di tempat yang akan kita kunjungi supaya dapat tumpangan penginapan kan lumayan. Hehehe
  2. Waktu : Sebagai pekerja yang terikat dengan waktu, aku nggak bisa seenaknya ambil cuti untuk traveling. Hanya punya waktu weekend aja, tapi kan kalau traveling weekend biasanya tempat yang akan aku kunjungi tuh ramai, kaya es cendol gitu. Jadi kalau mau take photo banyak bocornya, mau narsis juga nggak leluasa.

    Biasanya kalau mau traveling yang sekiranya lokasi agak ramai aku pilih weekday dengan mengajukan cuti dulu. Tapi kalau mau traveling ke lokasi yang belum terlalu terkenal biasanya weekend nggak masalah juga sih.
  3. Destinasi : Memilih tempat traveling harus dipertimbangkan mulai dari waktu, alat transportasi, penginapan, dan budget. Kalau aku sendiri masih lebih seneng traveling yang dekat dengan tempat tinggal. Paling luar kota yang masih bisa ditempuh dengan perjalanan sehari menggunkan kereta api.

    Rekomendasi tempat wisata di Indonesia yang ramah budget salah satunya kota Yogyakarta, mulai dari transportasi yang mudah dan murah, homestay yang oke tapi murah, dan wisata kuliner yang murah meriah. Kalau rekomendasi tempat wisata luar negeri ya KL atau singapore. Selain tiket PP pesawat murah, disana juga living costnya nggak jauh beda dengan Indonesia.
  4. Transportasi : Yap, ini sangat berhubungan erat dengan budgeting. Yakali mau traveling nggak punya duit kan lucu, tapi nggak lucu sih. Aku sendiri sering traveling dengan budget pas-pasan. Yang pertama dan paling utama untuk masalah transportasi adalah nyari tiket promo, kadang aku booking tiket jauh-jauh, biasanya lewat app traveloka atau tiket.com akan dapat potongan harga yang lumayan.

    Nah sesampai di lokasi traveling aku biasanya ngajak teman yang tinggal di kota tersebut, aku ajak traveling sekalian deh ramai-ramai dan yang pasti irit ongkos meski harus pengertian ngiisin dia bensin. Biasanya juga nggak mau diisiin bensin. Wkwkwkwk
  5. Foods & Beverages : Aku sih nggak terlalu suka makanan khas daerah-daerah tertentu. Jadi kalau traveling pilih aman makan yang biasa ku makan, kaya nasi goreng, dll. Dan harus tahu diri yak, yakali bawa duit menipis tapi makan di resto yang berbintang. Kan lucu, bisa-bisa nggak bisa pulang ke rumah.

    Tapi biasanya sih traveler sukanya malah makan di emperan gitu. Asik aja ada sensasi tersendiri.
  6. Penginapan : Aku lebih suka ngcamp sebenarnya, tapi kan nggak rekomeended kalau kita traveling di kota ya kan? Ya dong? Nah kalau traveling di alam bebas aku lebih memilih ngcamp. Tapi kalau traveling di kota, biasanya aku memilih penginapan yang dekat lokasi traveling. Jangan sekali-kali menggunakan home stay yang belum pernah di review orang. Meski murah, tapi buat cewek mesti lebih hati-hati.
  7. Open/Road Trip atau Solo : Kalau aku milih sih lebih murah yang traveling rame-rame. Secara bisa patungan. Hahaha. Tapi enaknya ikut open trip kita tinggal terima beres aja sih, nggak mikirin apa-apa. Cuma mikir funnya aja. But, aku nggak terlalu suka. Nggak ada tantangannya sih :D
  8. Blogging & Traveling : Traveling justru memicu semangatku dalam menulis di blog, berbagi pengalaman tempat-temapat yang pernah dikunjungi ada kebahagiaan tersendiri sungguh. Apalagi kalau dapat tiket gratis dari sponsor. Uwww, makin bahagiaaaaa. Hahaha


Putu Sukartini - www.ngiringmelali.com
Karena kaki terus melangkah. Lensa terus merekam. Jemari terus merangkai aksara dan hati terus bergumam. Untuk berbagi kisah dalam ingatan.

You can find Putu Sukartini on :
Email | Instagram | Twitter
 

Sebelum menjawab pertanyaan, terlebih dahulu saya sampaikan bahwa saya biasanya traveling bersama keluarga.  Baik keluarga inti (Saya, suami dan anak) maupun bersama keluarga besar, yang rutin kami jalankan setahun sekali (Keluarga saya, keluarga adik bersama Bapak Ibu kami).  Jadi hampir semua jawaban nantinya mengacu pada kebiasaan traveling kami yang multi age (Ada balita dan lansia).

  1. Budgeting Tips : Menabung.  Kami punya satu rekening khusus untuk anggaran traveling yang wajib dan rutin diisi dengan jumlah minimal tertentu.  Sehingga ada target pada bulan kesekian jumlahnya sekian.  Termasuk untuk keluarga besar, saya dan adik punya rekening gabungan yang rutin diisi setiap bulan.  Nantinya akan dipakai untuk kebutuhan bersama al : makan, penginapan, rent car, tiket masuk tempat wisata, dll.
  2. Waktu : Karena kami sudah ada anak sekolah, mau tak mau traveling menyesuaikan dengan waktu liburan sekolah yang artinya harga tiket dll sedang melambung tinggi.  Tak bisa dihindari memang.  Tapi bisa disiasati dengan membeli tiket pesawat, booking penginapan sejak jauh-jauh hari sebelumnya.
  3. Destinasi : Memilih destinasi buat kami adalah yang aman dan nyaman untuk balita, juga medannya tak memberatkan untuk orang tua (lansia).  Mengunjungi tempat bersejarah, pantai, tempat bermain dan belajar untuk untuk anak dan sejenisnya, menjadi pilihan utama kami.  Contoh : Saung angklung Udjo di Bandung, Taman Pintar di Yogyakarta, Candi Prambanan.
  4. Transportasi : Untuk tiket pesawat, harus rajin-rajin ngecek promo maskapai deh.  Cari info dari teman sampai rela begadang demi dapetin tiket murah. Untuk kendaraan di lokasi, saat bareng keluarga besar kami biasanya rental mobil agar bisa jalan-jalan bebas  kemana saja.  Kalau hanya bertiga dan kebetulan gak bawa kendaraan pribadi, kami sangat menikmati menggunakan transportasi umum atau cukup menyewa motor saja.
  5. Foods & Beverages : Untuk perjalanan darat dengan kendaraan pribadi, biasanya bawa bekal.
    Sementara jika tak membawa kendaraan biasanya itu jadi kesempatan untuk wisata kuliner makanan khas daerah setempat.  Kami menikmati sajian makanan tradisional, dipasar-pasar, di warung tenda, dan sejenisnya.  Kadang kita dapat kejutan lho, ternyata rasanya istimewa sekali dan harganya ramah di kantong.
  6. Penginapan : Traveling bareng keluarga besar, biasanya kami memilih homestay.  Menyewa satu rumah dengan beberapa kamar.  Selain lebih bebas bagi kami karena ada balita dan lansia, harganya jauh lebih murah dibanding menyewa banyak kamar hotel.  Selain itu di homestay seperti ini tersedia dapur, jadi kami juga bisa membuat bubur bayi atau sekedar masak air dan makanan2 yang praktis lainnya.

    Traveling bertiga, kami memilih penginapan murah saja.  Yang penting bersih.  Karena toh kami hanya tidur saat malam saja.  Seharian jalan, kembali ke penginapan malam hari dan pagi2 sekali sudah lanjut jalan kembali.  Kami pernah lho menginap 3 malam berturut-turut di 3 penginapan berbeda.  Menyesuikan dengan lokasi wisata yang akan dikunjungi keesokan harinya.
  7. Open/Road Trip atau Solo : Saya belum pernah traveling sendiri.  Sejak dulu biasa rame-rame, baik bersama teman maupun keluarga.
  8. Blogging & Traveling : Saya menulis menyesuaikan waktu dan kesempatan saja.  Kadang ada target minimal seminggu setelah pulang harus jadi 1 atau 2 artikel.  Tapi itu tak jadi beban.  Kalau gak tercapai ya dikejar minggu berikutnya hehe.  Karena buat saya menulis cerita traveling berbeda dengan menulis untuk sponsored post atau reportase event.  Menulis cerita traveling harus benar-benar memasukkan rasa dan pengalaman saat menjalaninya.  Dengan begitu akan terasa lebih hidup dan menjadi kenangan manis.
  9. Tips Lainnya : Tips Traveling Multi-age, artikelnya bisa dibaca disini : Mencipta Bahagia Traveling Bersama Keluarga


Dyah Yasmina - www.sukasukadee.com
Saya senang jalan-jalan dan membaca buku. Suka juga makan enak dan berkahyal. Tidur dan browsing internet adalah dua hobi yang tidak pernah bisa saya tinggalkan. 

You can find Dyah Yasmina on :
Email | Google + | Instagram


  1. Budgeting Tips : Tahu diri. Jangan berangkat ke Eropa hanya karena ada teman yang pasang foto di Instagram. Saya biasanya hitung perkiraan pengeluaran, terus mulai menabung selama sekitar setahun untuk perjalanan jauh. Kalau perjalanan dekat, selama masih ada sisa uang, bisa langsung. Jangan ngutang atau ngandelin kartu kredit.
  2. Waktu : Biasanya bulan Februari dan September masuk low season di mana-mana. Februari, di Indonesia hujan deras, di daerah bersalju kadang badai. September, biasanya pemandangan biasa aja, soalnya buah dan bunga sudah dipetik tapi daun belum berubah warna. Juli pertengahan murah kalau mau ke Filipina, karena musim badai (Ini pengalaman pribadi.)

    Untuk referensi bisa baca artikel saya yang satu ini : Wisata ke Boracay bagian II 
  3. Destinasi : Pemilihan tempat wisata ya tergantung minat. Kalau minatnya jalan-jalan murah, ya carilah tempat yang biaya hidup murah dan transportasi gampang.

    Negara murah versi saya: Vietnam, Kamboja, Singapura (asal nggak kebanyakan belanja). Dalam negeri yang murah: Yogyakarta, Semarang, Jakarta (asal nggak makan di mall). Silahkan baca 5 Tips Jalan-jalan Murah versi Sukasukadee.
  4. Transportasi : Tiket pesawat murah memang faktor penting untuk hemat. Tapi kalau pegawai kantoran yang cirinya terbatas, yang penting nggak kebanyakan transit, lah. Sayang waktunya. Jujur saja, saya nggak terlalu mengejar tiket super murah karena waktunya biasanya nggak cocok untuk pegawai kantoran.

    Untuk menghemat biaya di tempat tujuan, harus cari tempat penginapan yang dekat dengan obyek wisata utama kita, jaga kesehatan supaya kuat jalan kaki, sewa sepeda atau sepeda motor biar praktis.
  5. Foods & Beverages : Menghemat biaya makanan maksimal adalah kalau masak untuk lebih dari satu orang. Kalau ingin mencoba makanan lokal, kalau jalan ke Eropa, satu porsi bisa dibagi berdua. Porsinya besar. Kalau ke Jepang, cari makanan murah gampang: harganya biasanya dipasang di depan warungnya. Kalau di Indonesia, yang penting mau makan di warung-warung.
  6. Penginapan : Saya pesen hotel lewat booking.com atau agoda.com atau expedia. Selama pesannya jauh-jauh hari, biasanya dapat harga yang lebih murah. Oh ya, saya nggak pernah nebeng orang, ya, karena masalah privacy.
  7. Open/Road Trip atau Solo : Murahan travelling rame-rame, karena kita bisa menghemat bagian-bagian yang kita mau. Open Trip bisa murah sepanjang penyelenggaranya bener. Ikut  tour cocok untuk tempat wisata yang memang aksesnya susah, misalnya Bhutan atau tengah hutan di Kalimantan. Tapi kalau di tempat wisata standar, suka duka tour bisa dilihat di sini: Berakhir Pekan di Kuala Lumpur Malaysia
  8. Blogging & Traveling : Buat saya, real life tetap nomer satu. Angsuran rumah dan biaya listrik dan air kan tetap harus dibayar. Jadi, saya memang cuma mengalokasikan weekend untuk mengurus blog.

    Sebetulnya, untuk jadi blogger itu  yang penting konsisten. Kalau bisanya seminggu sekali posting, ya nggak apa. Terus, konten tetap raja. Setelah blog jalan setahun, kita kan maunya orang balik lagi ke blog kita karena ada hal yang menarik.

    Nah, travelling dilakukan di waktu cuti atau libur. Apa boleh buat, saya nggak bisa super pelit sampai begadang ngejar diskon air asia. Murah tidaknya suatu pengalaman kan diukur oleh diri sendiri. Jadi, biaya ada (karena kerja), dan bisa dapat fasilitas cukup dengan harga miring - tapi tidak pas-pasan banget.


Yusuf Iskandar - www.misterransel.com
Food, Travel And Lifestyle Blogger - I am a warm outgoing person who loves traveling, everything about food and lifestyle. I'm a fun, happy and energetic individual who always looking to meet new people.  

You can find Yusuf Iskandar on :
FacebookTwitter | Instagram | Youtube


  1. Budgeting Tips : Untuk masalah budget, kalau saya sudah ada solusinya tersendiri yaitu dengan ikut arisan teman-teman kantor dengan nominal perbulan sekitar 400K. Jadi tiap bulan, dengan ikut arisan, saya wajib setor. Sebelum arisan dimulai biasanya saya sudah ngasih pesan ke mereka kalau uang nya akan saya ambil dibulan saya mau traveling.

    Semisal nama saya keluar di kocokan sebelum bulan saya travelling, saya biasanya minta tolong teman lain untuk ditukar dulu. Dan mereka sih nggak keberatan karena tahu kalau saya hobinya jalan. Jadi disaat saya mau travelling, budget sudah memadai plus ditambah dengan gaji di bulan itu.

    Selain itu kadang kalau ada uang sisa gaji perbulan (Read : kalau ada lho ya..), biasanya ya saya tabung di celengan semar. Dan ada satu sumber lagi, biasanya tiap bulan target saya ikut satu atau dua blog competition, kalaupun menang ya alhamdulillah, 50% reward nya masuk ke celengan semar.
  2. Waktu : Untuk waktu saya lebih suka kalau bepergian weekday, terus nyambung ke weekend. Misalnya berangkat kamis pagi balik sabtu sore. Dengan ambil cuti pastinya, jikalau tidak cuti ya kerjaan tetap dikerjakan di lokasi travelling (asal dapet wifi ngerjain kerjaan pas malam hari, pagi nya tetep buat explore). Saya pilih pulangnya weekend karena kebanyakan orang baru akan berangkat pas weekend, disamping semua tiket mahal pas saat itu, kalau weekend sudah pulang, hari minggu bisa digunakan untuk istirahat. Jadi week berikutnya bisa fresh lagi.
  3. Destinasi : Untuk menentukan destinasi tempat wisata biasanya saya cari kota/daerah yang belum pernah saya kunjungi. Lalu kontak dengan teman-teman lokal di daerah itu sekiranya destinasi apa yang menarik yang bisa di eksplore. Jikalau saya memilih kota yang sudah pernah saya kunjungi, biasanya dikarenakan kangen dengan suasananya ataupun makanannya, itupun biasanya saya mengajak teman-teman dan jadi leader mereka. Ya mempromosikan gitu maksudnya.

    Rekomendasi destinasi wisata dalam negri yang ramah dompet dan living cost nya murah menurut saya Solo, Banyuwangi dan Pekalongan. Semantara rekomendasi destinasi wisata luar negeri pilihan saya di Malaka (Malaysia), Hyderabad (India) dan Vietnam. Tulisannya sih masih ngedraft, belum kelar buat selesaiin, jadi ya sementara pake yang dibawah ini aja :

    Menapaki Serpihan Surga di Pesona bagian 6
  4. Transportasi : Untuk transportasi ini sih saya kunci nya cuma satu, yaitu memaksimalkan teman-teman lokal di daerah itu. Dengan adanya teman lokal biasanya mereka mau membantu dan memberikan masukan-masukan yang terbaik. Kalau untuk masalah promo tiket, saya tidak berharap banyak, karena ya tahu sendirilah promo hunter bergentayangan dimana-mana. Jadi daripada waktu terbuang sia-sia untuk mengejar promo yang belum tentu dapet, bagian promo saya skip dan saya ganti dengan teman lokal. Pokoknya local is the best choice.

    Gimana dan bagaimana bisa kontak dan berkomunikasi dengan teman lokal, dibawah ada sedikit bocorannya. Keep reading ya!
  5. Foods & Beverages : Bicara soal makanan saya sendiri tidak pilih memilih menu, semua masuk, tidak ada pantangan kecuali nasi. Soalnya emang nggak makan nasi, udah 3 tahun ada. Hehe

    Yang paling penting tips dari saya selagi travelling ya cari warung makan yang rame. Kenapa pilih rame, karena biasanya dan biasanya, warung makan yang rame itu PASTI enak dan murah. Untuk masalah halal dan haram makanan yang dijual ya bisa tanya langsung sama pengunjung yang ada disitu.
  6. Penginapan : Nah.. Untuk masalah penginapan ini saya lebih mengutamakan stay dengan teman lokal. Entah itu travelling di dalam negri ataupun di luar negeri. Pokoknya pilihan utama teman lokal, kalaupun tidak ada teman lokal ya tinggal dipenginapan yang nyaman sesuai dengan budget yang diinginkan dan dengan bantuan aplikasi penyedia jasa booking penginapan.

    Untuk mencari teman lokal itu tips saya lewat komunitas, salah satunya Couchsurfing. Saya aktif di komunitas itu, jadi untuk masalah akomodasi bukan hal yang sulit. Apa dan bagaimana Couchsurfing, bisa browsing-browsing sendiri. Kuncinya cukup daftar, lengkapi profile dan selamat menemukan teman baru di seluruh dunia.

    Sebagai alternatif masalah penginapan, banyak-banyak instal aplikasi penyedia jasa trus sering bantu teman booking penginapan, nah poin-poin yang didapat bisa dikumpulkan terus bisa dipake sendiri deh.. hehe

    Dibawah ini profile Couchsurfing saya. Kuncinya cuma lengkapi profile selengkap-lengkap nya dan be a nice person. Pengalaman berharga saya dari couchsurfing ini, pernah dapet host sewaktu travelling di Singapura, yang notabene orang Singapura tergolong susah untuk menerima tamu di apartemannya, maksimal biasanya menemani hangout.

    Couchsurfing Yoshchasez
  7. Open/Road Trip atau Solo : Pastinya kalau saya cenderung rame-rame, minimal berdua. Karena dengan rame-rame suasana liburan jadi meriah, minimal ada teman buat ngobrol, tapi yang paling utama sih bisa sharing buat menekan budget. Dukanya sih biasanya saya yang dijadikan leader untuk ngelead mereka, dengan memakai kata sakti TERSERAH KAMU AJA. Tapi sejauh ini ya fun-fun aja sih.. tidak ada masalah.. karena mereka juga nggak ada komplain ini itu ini itu.

    Road trip atau open trip, kalau saya sih lebih suka road trip krn bisa mengatur segala sesuatu sendiri. Pernah sih ikut open trip, itupun karena ragu destinasi wisata yang saya tuju tidak terbuka untuk road trip, waktu itu saya berkunjung ke Kepulauan Seribu dan Karimunjawa.

    Untuk artikel pendukung mengikuti open trip kebetulan saya tidak menulis karena ya menurutku tidak ada yang special. Tapi mungkin bisa tengok-tengok sedikit trip saya bersama tiga orang teman saya ke Gunung Slamet ;

    Catatan Pendakian Gunung Slamet
  8. Blogging & Traveling : Secara garis besar sih saya tidak ada kendala dalam mensiasati keinginan traveling dan kesibukan real life. Karena saat ini saya masih tercatat sebagai karyawan di salah satu provider terkemuka di Indonesia yang biasanya masih bekerja sewaktu musim liburan, dan sebagai ganti nya bisa cuti setelah musim liburan.

    Untuk posting tulisan d blog atau sekedar blog walking biasanya saya lakukan disela-sela kerja di jam-jam onggar antara jam 11.00 – 15.00 WIB. Saya pribadi, kalau sudah di rumah ya fokus buat kumpul-kumpul dengan keluarga, kumpul bareng teman, nongkrong, wedangan. Bisa dikata kalau selepas jam kerja ya buat me time, untuk mengistirahatkan pikiran.
  9. Tips Lainnya : Tips dari saya sih cuma simpel aja. Sering-sering aja menjalin pertemanan dengan siapa saja baik di dunia maya maupun nyata. Banyak-banyak join komunitas travelling, Couchsurfing misalnya. Terus juga banyak-banyakin daftar jadi member aplikasi penyedia jasa tiketing dan booking hotel. 


Muh. Asyraf. S - www.mydaypack.com
Uang bukanlah alasan untuk pergi traveling/berkeliling ke tempat-tempat indah yang dicita-citakan, yang menjadi hal penting ialah niat dan usaha kita bagaimana caranya agar dapat sampai ke tempat yang kita cita-citakan tersebut.

You can find Muh. Asyraf. S on :
Facebook | Twitter | Instagram Email


  1. Budgeting Tips : Masalah budget adalah hal yang paling utama dalam traveling, saya mensiasatinya dengan membuat itinerary terlebih dahulu beserta kegiatan apa saja yang butuh budget, nah dari situ kita bisa melihat budget mana yang porsinya paling besar. Contoh misalnya pengeluaran dalam hal transportasi, makanan, hingga penginapan bisa kita minimalisir. Carilah yang hemat misalnya rental motor, naik kapal laut, nginap dirumah teman hingga makan di jajanan kaki 5. 
  2. Waktu : Waktu terbaik untuk menghemat biaya traveling yakni saat low season. Artinya kita berangkat traveling bukan pada saat libur dimana orang-orang pada waktu itu berbondong-bondong menikmati hari libur. Contohnya pada libur lebaran, natal dan tahun baru. Saran saya nikmatilah libur itu bersama keluarga di kampung halaman.
  3. Destinasi : Pilihlah tempat traveling yang wisatanya saling berdekatan namun dengan keindahan dan pesona yang keceh seperti wisata pantai, history ataupun kuliner. Contoh didalam negeri seperti Lombok, Bandung dan Palembang sedangkan di luar negeri seperti di Singapore, Thailand dan Jepang, seperti artikel 10 tempat yang pernah saya kunjungi selama sehari di Bandung dan Palembang ini.
  4. Transportasi : Transportasi memang sangat berperan penting dalam meminimalisir pengeluaran saat traveling, kalau tipsnya saya biasa menggunakan transportasi yang lebih hemat asal selamat seperti ketika kita bisa naik kapal laut kenapa musti naik pesawat, ketika kita bisa rental motor keliling sendiri ngapain ikut open trip, dan ketika kita bisa dianterin teman jalan-jalan ngapain sewa kendaraan sendiri hahaha. Hal-hal tersebutlah yang paling bisa menghemat pengeluaran kita secara signifikan.

    Selain itu kita bisa memanfaatkan promo-promo yang sudah menjadi rahasia umum, tinggal bagaimana kita mengetahui timing yang tepat saat itu, untuk promo sendiri tipsnya saya mendaftarkan email saya ke semua maskapai yang psering mengeluarkan promo jadi kita bisa menjadi orang pertama yang mengetahui info promo dari email, selain itu kita juga bisa masuk didalam grup-grup pemburu tiket promo, dan yang terakhir kita bisa follow semua akun medsos maskapai transportasi untuk mengetahui info tiket murah secara cepat.
  5. Foods & Beverages : Kalau saya probadi saat jalan-jalan sering membawa makanan sendiri didalam daypack saya seperti roti, susu, dan jus. Jadi saat lapar dan dompet menipis ada roti dan susu tersebut yang bisa mengisi perut. Idealnya sih roti dan susu sudah mencukupi nutrisi tubuh kita, karena orang luar juga makanan pokoknya roti juga, bukan nasi.

    Alternatif lain ialah makan di jajanan kaki lima, soal harga dan pastilah sangat hemat dibandingkan resto, soal rasa pasti enak karena sesuai dengan lidah kita. Jajanan kaki lima juga selalu menyediakan kuliner khas daerah tersebut, jadi akan sangat sayang jika kita tidak mencicipinya saat traveling.
  6. Penginapan : Tips penginapan yang hemat ialah menginaplah di hotel dengan rombongan atau teman traveling saat itu, maka anda bisa menghemat 50% hingga 75% dengan patungan.
  7. Open/Road Trip atau Solo : Kalau saya sih masing-masing ada kelebihannya, tinggal bagaimana kita memilihnya mau solo atau ikut open trip. Saya pribadi sering jalan-jalan ke berbagai provinsi "sendirian" tapi tetap bisa "hemat".

    Contohnya saat saya di Belitung saya bisa mengelilingi 10 tempat wisata di Belitung hanya dengan Rp 70.000,- kalau berbicara dukanya saat traveling sendiri yang pertama ga ada yang motoin, yang kedua sering tersesat karena tak ada penunjuk jalan, udah dua aja.
  8. Blogging & Traveling : Menurut saya traveling sudah menjadi kebutuhan bagi saya. Karena dengan traveling saya bisa me refresh kembali otak dan pikiran dari penatnya keseharian yang monoton. Mesin aja kalau bekerja terus pasti panas kok, apalagi manusia.
  9. Tips Lainnya : Untuk tips & trick yang ingin saya tambahkan saat traveling ialah sebagai berikut:
  • Buat itinerary lengkap
  • Minimalisir pengeluaran yang ada
  • Keluar dari zona nyaman
  • Manfaatkan teknologi yang ada
  • Efisiensi barang bawaan
  • Ikut trip gabungan
  • Selalu punya banyak plan tempat menginap
    Saya rasa itu tips tambahan yang sering saya lakukan saat traveling, dan alhamdulillah sampai saat ini sudah sempat menjelajah 16 provinsi dengan tips itu, penjelasan lengkapnya ada di artikel Tips & Trick Traveling Ala Mydaypack.


    Dini Lintang Asri - www.dinilint.com
    I do blogging to remind me about my life and the journey I have been through. Actually it's not really a travel blog, but I love traveling, so much of the content is about traveling.

    You can find Dini Lintang Asri on :
    Instagram

    1. Budgeting Tips : Kalo aku traveling kalo punya duit. Kalo lagi nggak punya duit ya cari duit dulu buat traveling lagi. Hahahaha
    2. Waktu : Waktu terbaik untuk traveling itu yang paling tahu ya kita sendiri yang menjalani. Kayak gini ya, kata banyak orang kalo mau traveling murah pilih saat low season. Tapi kalo pada saat itu kamu harus mengorbankan pekerjaan berdampak tidak dapat penghasilan dimana penghasilan itu bisa untuk traveling selanjutnya, jatuhnya kan jadi mahal juga.

      Nah kalau pergi saat peak season tapi pas udah punya tiket setahun sebelumnya, dapat diskon penginapan dan punya banyak temen untuk share cost plus pas punya waktu liburan yang cukup panjang, jadinya worth the money juga kan liburannya. Jadi balik lagi cuma kamu sendiri yang tahu waktu terbaikmu untuk liburan.
    3. Destinasi : Pilih destinasi wisata sesuai minat dan kepribadian kamu, maksudnya kalo kamu nggak suka ribet ya pilih destinasi wisata yang gampang dijangkau dan full fasilitas.

      Rekomendasi traveling murah dalam negeri: Bali, Solo, Semarang. 3 tempat ini punya pilihan makanan super murah tapi juga enak, terutama makanan lokalnya.

      Rekomendasi traveling murah luar negeri: Thailand, Vietnam, Singapura. Thailand punya street food yang super enak dan bikin kalap, Vietnam bikin kamu ngerasa kaya, coba deh bawa 100 dolar trus tukerin ke Dong, ntar bakalan bingung ngitungnya gimana saking banyaknya. Kalo Singapura adalah negara tetangga dan punya banyak diskon tiket pesawat untuk kesana-nya. Cari nasi ayam di pinggiran kota biar dapat murah dan minumnya pake tap water yang gratis.
    4. Transportasi : Langganan newsletter dari maskapai penerbangan (pasti tahu promo lebih dulu), jadi member dan ngumpulin poin (poin bisa untuk tuker tiket dan dapet diskon), beli jauh-jauh hari atau mepet hari H sekalian (biasanya kalo maskapai masih punya banyak kursi tapi belum laku harga jualnya jadi harga jual terendah).
    5. Foods & Beverages : Untuk menghemat food and beverages cost aku biasanya makan secukupnya. Kalo lagi traveling bareng temen paling sering share food, apalagi kalo di beberapa Negara tertentu porsi makannya cukup besar dan bisa di share makannya. Kalo traveling di Indonesia aku pilih makan di warung makan lokal daripada ke café atau restoran. Untuk warung makan lokal aku mengandalkan rekomendasi orang lokal juga, pasti murah dan enak.
    6. Penginapan : Untuk masalah penginapan aku sangat mengandalkan review di internet, baik di trip advisor atau di situs penyedia layanan penginapan semacam bookingdotcom, agoda, traveloka, tiket dot com, dll.

      Dengan internet semuanya bisa dibandingkan, termasuk untuk harga. Aku juga selalu pilih penginapan yang dekat dengan stasiun, tempat makan, dan convenient store. Ini ngaruh banget ke budget karena udah bikin ngirit uang transportasi selama di tempat tujuan.
    7. Open/Road Trip atau Solo : Murah mana? Bukan masalah murah mana tapi lebih ke worth the money yang mana. Ada trip yang seru untuk dilakukan rame-rame dan kita sharing budget secara transparan yang dikenal dengan sharing cost trip. Ada trip yang dilakukan dengan menempuh perjalanan darat atau disebut road trip, bisa jadi worth the money, bisa jadi nggak, tergantung kebutuhan dan style traveler sendiri.

      Kalo soal open trip aku kurang suka ya, karena itu semacam ikut travel agent dan bayar extra money ke penyelenggara yang emang kerja dengan cara ngajakin orang-orang traveling. Sebelnya seringnya yang bikin open trip gini bukan travel agent professional, jadi daripada kecewa ya mendingan nggak.
    8. Blogging & Traveling : Aku nge-blog untuk mendokumentasikan kegiatan travelingku, sudah kemana aja, ngapain aja, jadi ya nge-blog kalo udah traveling. Aku juga suka banget dengan pekerjaanku, jadi ya traveling ini bukan semacam escape dari kehidupan sehari-hari. Traveling ya hobi yang dijalanin dengan hati gembira. Aku sih nggak ada target harus traveling seberapa banyak seberapa jauh dalam jangka waktu tertentu. Just go with the flow.
    9. Tips Lainnya : Traveling itu kayak hidup, tiap orang punya pilihannya masing-masing, jadi ya nggak bisa dikategorikan. Just go with the flow aja, kan mau traveling untuk seneng-seneng, jadi ya dibikin seneng aja. ;)


    Ahmadi Sultan - www.jokka2traveller.com
    Tentang perjalanan saya ke sejumlah negara sebagai solo traveler. Tentang Batam, tempat saya bermastautin kini. Tentang sudut pandang saya. Tentang suatu wilayah, kawasan, bangsa, dan negara.

    You can find Ahmadi Sultan on :
    Twitter | Instagram


    1. Budgeting Tips : Karena saya mengandalkan penghasilan dari gaji, saya rajin menyisihkan gaji tiap bulan untuk dipakai traveling nanti. Saya ketat menjaga supaya selalu ada yang ditabung. Nah uang yang terkumpul kemudian saya sesuaikan ke mana kira-kira tujuan liburan.

      Kalau keluar negeri, saya mencari tiket paling murah (tiket promo). Tidak masalah kalau harus transit berjam-jam bahkan 24 jam, asal murah. Tiket penerbangan biasanya yang paling banyak menghabiskan biaya jadi jauh-jauh hari sudah beli tiket yang paling murah. Tiket beres, cari penginapan yang murah lagi, kamar dorm gak masalah. Kalau dua ini beres, tinggal menyisihkan uang untuk transportasi local dan makan selama traveling.
    2. Waktu : Waktu terbaik buat saya pas low season. Kalau di Indonesia gak liburan pas musim libur. Kalau luar negeri biasanya saya traveling pas musim gugur atau musim dingin. Pada saat itu, sering temukan tiket promo dan hotel-hotel lagi murah.
    3. Destinasi : Destinasi tentunya yang murah tapi menarik, misalnya Thailand, Vietnam, dan India. Murah karena nilai tukar uangnya lebih rendah dari mata uang kita. Ya Asia masih relative murahlah kalau untuk traveling.

      Ada maskapai budget seperti Air Asia yang sering promo tiket ke berbagai destinasi di Asia. Hotel-hotel masih banyak juga yang murah. Lalu untuk yang lebih jauh, Turki juga masih lumayan murah. Sering ada promo tiket penerbangan ke Turki terutama dari penerbangan-penerbangan dari Timur Tengah.

      Kalau destinasi dalam negeri, sulit menentukan yang murah. Bandung dan Yogyakarta sepertinya murah. 
    4. Transportasi : Selama traveling, saya suka ke mana-mana kayak orang local. Naik bus yang murah. Trus untuk transportasi antar kota saya juga tetap pakai bus karena paling murah. Misalnya dari Brussel (Belgia) ke Berlin (Jerman) saya tetap pakai bus. Berangkatnya malam dan sampai pagi jadi ya sudah menghemat biaya nginap. Bus-bus di Eropa sering ada promo lewat website mereka.
    5. Foods & Beverages : Saya kadang bawa mie instan dari Indonesia. Atau kalau makan, biasanya di warung kaki lima. Kadang juga kalau porsinya besar, saya bagi dua untuk makan siang dan makan malam. Seperti di India kemarin. Porsi makanannya besar buat saya, jadi kalau makan siang, saya sisakan dan bungkus buat makan malam. Minum, saya biasa bawa botol da nisi air kran karena di luar negeri seperti Singapura dan banyak negara Eropa, air minumnya bias langsung dari kran.
    6. Penginapan : Di Asia, biaya penginapan masih murah jadi cari-cari guesthouse, hostel, hotel yang harga seratusan ribu. Maksimal 200 ribu-an per malam. Saya memilih yang kamarnya tipe dorm karena saya gak tinggal seharian di kamar. Saya banyak di luar. Namanya juga traveling. Kalau di Eropa baru saya pakai Couchsurfing, nginap di rumah warga local dan itu gratis.
    7. Open/Road Trip atau Solo : Traveling rame-rame sih pasti murah karena bias sharing cost. Tapi gak semua orang punya gaya traveling dan pilihan yang sama. Saya suka jalan kaki, belum tentu teman suka jalan kaki. Padahal jalan kaki salah cara menghemat biaya. Jadi saya lebih banyak solo traveling dan terbuka peluang bagi saya untuk bertemu traveler lainnya, jadinya ada teman. Solo traveling, dukanya Cuma gak ada yang fotoin. Lol
    8. Blogging & Traveling : Keinginan traveling itu selalu menggebu-gebu, apalagi kalo liat postingan teman yang sedang traveling. Sering kali, saya baru saja pulang traveling, eh udah pengen traveling lagi. Ya akhirnya cari-cari waktu akhir pekan atau hari libur buat liburan ke tempat-tempat terdekat.
    9. Tips Lainnya : Traveling ke luar negeri kan biasanya butuh visa tuh. Nah supaya gak perlu keluar duit buat visa, ya traveling aja ke negara yang bebas visa atau sudah menyediakan layanan e-visa dan visa on arrival. Misalnya Maroko, bebas visa tiga bulan. Atau Turki ada layanan e-visa yang syaratnya Cuma isi formulir dan bayar 25 USD, visa udah dikirim ke email.


    7 Tips Traveling Murah di Indonesia ala Ariev Rahman

    Ariev Rahman - www.backpackstory.me
    A serious Travel Blogger.

    You can find Ariev Rahman on :
    Twitter | Instagram


    1. Road Trip Bersama Teman : Road Trip di sini diartikan sebagai melakukan perjalanan antar kota di Indonesia dengan menggunakan mobil, baik mobil sendiri, mobil pinjaman, mobil sewaan, asal jangan menggunakan mobil curian.

      Dalam road trip, saya biasa menggunakan prinsip berbagi, baik berbagi secara biaya, maupun berbagi secara penugasan.Untuk biaya, yang bisa dibagi adalah biaya bahan bakar, parkir, juga biaya apabila kamu melewati jalan tol, yang terkadang malah lebih macet daripada jalur biasa.
    2. Nebeng : Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Nebeng memiliki arti: “ikut serta (makan, naik kendaraan, dan sebagainya) dengan tidak usah membayar.”. Enak bukan? Enak, karena bisa mengirit ongkos perjalanan, dan traveling pun menjadi murah.

      Namun, apakah setiap orang bisa nebeng? Ya bisa, apabila mempunyai kenalan di sebuah daerah, ataupun terdaftar di forum nebeng berskala besar seperti Nebengers yang menyediakan transportasi gratis (atau terkadang dengan prinsip sharing cost) dan Couchsurfing yang dapat memberikan penginapan gratis di seluruh dunia.
    3. Menginap di Homestay : Alih-alih nebeng, untuk mengakali biaya penginapan, saya biasa menggunakan homestay, yang merupakan (bagian dari) rumah penduduk yang disewakan kepada para wisatawan untuk menginap. Salah satu kelebihan homestay dibanding hotel atau losmen, selain harganya yang murah, dan bisa sepertiga harga hotel, adalah adanya local insights dan keramahan yang kerap saya dapat dari pemilik homestay.
    4. Mencoba Kuliner Lokal : Untuk konsumsi, daripada makan di restoran yang fancy ataupun kafe dangdut yang remang-remang, saya biasa mencari warung-warung lokal ataupun restoran yang menjajakan makanan tradisional khas daerah setempat dan berbaur bersama masyarakat sekitar. Selain menu makanan yang unik dan nikmat, salah satu kelebihan lainnya adalah harganya yang miring, yang menyesuaikan kantong lokal, bukan saku jas pekerja expat di Jakarta.
    5. Mengikuti Open Trip : Apabila kamu sedang ingin traveling, namun papa sibuk dan mama arisan, serta tidak ada teman yang menemani, kamu bisa juga mencari informasi mengenai open trip yang kini menjamur di Indonesia. Open Trip ini adalah sebuah perjalanan yang dilakukan secara beramai-ramai ke destinasi tertentu, dengan prinsip sharing cost yang tentunya akan membuat traveling kamu menjadi murah dan irit biaya, terutama di transportasi dan penginapan.
    6. Menggunakan Transportasi Publik : Walaupun belum semuanya nyaman, namun transportasi publik (terutama kelas ekonomi) di Indonesia sangatlah murah. Saya masih ingat pada saat saya kuliah di Jakarta, saya biasa mudik ke Semarang dengan menggunakan kereta kelas ekonomi, biayanya hanya Rp30.000,-, atau seharga sebuah combo KFC.

      Kemudian, pernah juga saya traveling murah menggunakan bus DAMRI dari Jakarta menuju Lampung, dengan fasilitas yang cukup nyaman, saya membayar Rp160.000,- sudah termasuk dengan biaya kapal feri dari Merak ke Bakauheni. Apabila di kapal feri ingin upgrade ke ruang yang lebih nyaman, paling cuma menambah ceban!
    7. Mencari Tiket Pesawat Jauh-jauh Hari : Untuk tiket pesawat, salah satu trik traveling murah yang old but good untuk mengatasi harga mahal adalah dengan memesan tiket jauh-jauh hari. Salah satu rekor saya adalah mendapatkan tiket penerbangan Jakarta – Semarang dengan menggunakan maskapai Air Asia, seharga Rp15.000,- sekali jalan!


    Itulah Cara Traveling Murah dari para Travel Blogger Berpengalaman Indonesia!


    Terima kasih saya ucapkan kepada para Travel Blogger yang berpartisipasi dalam artikel ini yang saya beri judul Travel Blogger CollaborationSumit #1 atas ketersediaan dan mau meluangkan waktunya untuk menjawab pertanyaan saya, meskipun saya bukan siapa-siapa.

    Tentunya masih banyak Travel Blogger Indonesia lainnya selain 10 yang saya feature disini, seperti Mbak Trinity (ww.naked-traveler), Bang Fahmi (www.catperku.com), Amrazin, Travelerien dan yang lainnya. 

    Mudah-mudahan dilain kesempatan saya bisa berkolaborasi dengan mereka. Amiin 

    Oh iya, semua tips diatas pastinya merupakan sebuah pengalaman pribadi masing-masing dari mereka yang sampai saat ini telah berhasil membawa mereka berkelana ke setiap pojok dunia.

    Maka dari itu, tidak ada hal yang perlu diragukan dari tips diatas. Semuanya kembali lagi kepada teman-teman. 

    Seperti kata Muh. Asyraf (www.mydaypack.com) :
    Uang bukanlah alasan untuk pergi traveling/berkeliling ke tempat-tempat indah yang dicita-citakan, yang menjadi hal penting ialah niat dan usaha kita bagaimana caranya agar dapat sampai ke tempat yang kita cita-citakan tersebut.

    Ingin berpartisipasi?


    Apa tipsTraveling Murah namun tetap aman dan nyaman menurut teman-teman? Yuk, tuliskan dikolom komentar dibawah ya!

    Tips yang menarik dan applicable akan saya sertakan dalam artikel ini.

    Akhirul kalam, Stay Traveling - Keep Writing - and Always Awesom!

    58 comments

    avatar

    Wow jujur saya tersanjung dimasukkan disini, sekaligus minder disandingkan dengan teman2 travel blogger yang udah melanglang buana kemana-mana

    Tipsnya keren-keren
    Suka deh bacanya. Bener banget itu quotenya, "uang bukan alasan untuk sampai ke tempat yang dicita2kan". Yang penting niat dan usahanya ya hehe

    avatar

    Wah keren-keren tipsnya. Informatif banget dan kaya sudut pandang, jadi banyak alternatif untuk melakukan perjalanan murah!

    avatar

    makasih ceritanya , bisa ditiru

    avatar

    Yeay ada orang Batam nongol di artikel.

    avatar

    Ini yang projek kemarin ya mas Fauzi
    keren dah, ada beberapa yang belum saya tau dari para blogger travel di atas
    mungkin bisa saya sapa blognya nanti :D

    avatar

    Dahsyat, luar biasa..
    Lengkap sekali..
    Ini ane bookmark gan, buat baca2 lagi next time..

    avatar

    Tips traveling paling inspiratif, lengkap, dan natural yang pernah saya baca.

    Share pengalaman seperti sangat dibutuhkan oleh mereka yang punya mimpi untuk jadi seorang traveler, atau minimal bagi saya yang sedang mencari tips traveling berdasarkan pengalaman para traveler.

    Makasih Mas postingannya.

    Saya yakin, butuh effort yang luar biasa untuk sampeyan menghasilkan artikel ini.

    Andai saya punya 101 jempol, akan saya berikan semuanya untuk artikel ini. haha

    avatar

    Keren gan,, maaf gak jadi ikut isi karena lagi sibuk bngat buat nyiapin data audit

    avatar

    Kalau saya biasanya rombongan yang sudah di atur sedemikian rupa oleh mereka yang sdh di tunjuk gitu mas

    ya biasanya akhir tahun semacam acara tahunan yang sdh terjadwal

    avatar

    Makasih mas udah diberi kesempatan buat curhat, masnya emg keren kok.. Bisa bikin beginian buat inspirasi org lain :) sukses dan semangat trs yak

    avatar

    Lengkap banget tipsnya! Sampe ku bookmark loh, karena ada beberapa poin yang menurutku penting untuk diingat.

    Ku sendiri orangnya susah banget nabung untuk traveling, jadilah aku jarang traveling jauh-jauh. Paling banter masih di pulau yang sama :D

    avatar

    Sebuah sebuah susunan acara yang menarik tentang travelling..😄😄

    Intinya mungkin semua kebutuhan travelling perlu batasan serta rekapan yang akurat...seperti biaya Hotel, Tempat wisata, Makan , Dan Tentunya jalan.

    Jika semua diatur dengan akurat sudah barang tentu acara liburan atau travelling akan lebih murah, nyaman. Menyenangkan tentunya..😄😄

    avatar

    Bagus ide artikelnya. Dari pengalaman para travel blogger yg sudah kelayapan kemana2

    Quote yg paling bawah itu cocok banget. Kadang perlu nekat kalau mau menuju suatu tempat karena menentukan waktu yg pas malah ga ketemu2 kadang

    avatar

    sepakat kang mang Ahmad, mereka adalah traveler blogger juga yang mantap di Indonesia, sebagai penikmat tulisan dan kisah para traveler tersebut saya yang orang ndeso ini bisa jadi berasa ikutan jadi traverer juga

    avatar

    Bagus ,lengkap banget buatnya apa gak cape ya , hehe
    Saya juga ikut bookmark deh, soalnya ada yang single juga :v

    avatar

    bagus bagus tips nya...

    avatar

    Dari sepuluh blogger traveling tersebut, nama-namanya masih asing semua bagi saya.
    Saya yang kurang gaul atau mereka yang tidak mengenal saya? :)
    Walau pada umumnya tips nya hampir mirip.

    avatar

    Mantaps nih tulisannya.. Keren bisa ngumpulin 10 travel blogger kayak gini.. Mesti di bookmark, nih.. Karena sekarang udah punya anak, jadinya pengeluaran traveling pastilah berlipat.. Tapi tetap bisa disiasati dari penginapan, makanannya lokal, transport.. Miriplah tipsnya sama yg di atas.. :D

    avatar

    Weh, ini wawancara dari semua bloggr travel ? Keren.

    Semua udah dibahas mulai cara ngumpulin uang sampe hal-hal lain yang buat mereka semangat untuk travel.
    Paling kenal blog travel itu dari Backpackstory, soalnya sering blogwalking kesitu juga. Setiap liat postingan tentang travel selalu bikin ngiler.

    avatar

    Mantep-mantep nih, selain dapet tips disini juga aku bisa langsung otw ke blog mereka. Memang sih beberapa ada yang udah kenal dan sering BW juga.
    Nice info ya, Mas..

    avatar

    Mantap, tulisannya ngerekap tips2 dari para pakarnya dan juga ada link nya. Terimakasih sudah sharing dan merekap sebegitu lengkapnya!

    avatar

    Kalau saya sepertinya kurang lebih seperti mbak Arni. Lebih sering traveling ma suami dan anak-anak jadi menyesuaikan dengan semuanya. Ya waktu, ya biaya, dll

    avatar

    Mantap-mantap tipsnya.
    Terima kasih buat artikelnya mas ☺

    avatar

    untuk budgeting, sesuai dengan teguh, sesuai dengan kapasitas diri dan traveling jika sudah siap :D

    avatar

    sangat bermanfaat! jadi semangat untuk lebih baik lagi.

    avatar

    nah ini nih tips yang unggulan dari yang udah berpengalaman, keren-keren nih semua.

    avatar

    Aweee

    sangat berfaedah buat yang budget nya pas-pasan kayak aku alias mahasiswa kosan wkwkwkw

    Thanks for sharing mas

    avatar

    Alhamdulillah jika bermanfaat. Terima kasih juga sudah mau ikut berkontribusi mas ahmad. Keren tipsnya...

    avatar

    Hayu atuh mang kapan kita kemana bareng nih, ngopi sambil nyambi ubi cilembu mantap jigana, sisi pantai...wah mantap pisan tah...

    avatar

    Sama-sama mbak,monggo...
    Semoga bermanfaat ya ^-^

    avatar

    Hihi iya tuh, mbak nya kapan? Yuk ah kolab...

    avatar

    Yoi mas adi, yok ah kapan nih kita kolab? Hihi
    Silahkan mas,welcome and friendly kok orang-orangnya...hehe

    avatar

    Wah mas yogi, terimakasih...
    Semoga bermanfaat dan bisa menjadi acuan ya!
    Salam...

    avatar

    #JadiTersanhungNIh hahahaha
    Ahh semoga bermanfaat saja mas, wong saya buat artikel ini hanya untuk menghadirkan manfaat dan solusi, terutama untuk saya dan umumnya untuk pembaca....

    Makasih ya....

    avatar

    Siap mas, ndak apa. Next time kita kolab ya,,,hehe
    Semangat!

    avatar

    Nice, seperti mbak putu berarti. Bedanya cuman kalo mbak putu suka sama keluarganya gitu...

    Saya juga terkadang, jika sedang hectic kerjaan atau tambahan kerjaan dan tidak dapat cuti di awal atau tengah tahun,ya yo wis trip akhir tahun saja...hehe

    avatar

    Aihhh,,, sini salim dulu saya sama mbak nya yang udah mau diajak kolabhehe

    Sukses dan semangat juga mbaknya,jangan review mulu mantan ya,ehh hahaha

    avatar

    Wah makasih banyak lho mbak, artikelnya emang panjang hahaha
    Tapi saya juga jarang trip keluar pulau, belum bisa terbebas dari pekerjaan, beda sih ya kalau kerja di rs nggak bisa lama-lama libur hahaha

    avatar

    Sepakat!
    Intinya ya planning yang mateng dulu, biar ndak kebobolan nanti hehe

    avatar

    Sippp, kalau hanya rencana mah ya sama saja nol. Tapi harus disertai aksi nyata. Sing penting niat dan tekadnya...ya kan?hehe

    avatar

    Apasih yang nggak buat sahabat blogger disini? Yang capek itu bukan buat artikel kek gini, tapi nungguin si dia. Iya si dia yang selalu lari-lari di kepala saya hahahaha #apaansih

    Di bookmark gara-gara ada yang single hahahaha

    avatar

    Based on experience soalnya kak hehe

    avatar

    Ternyata dunia itu luas ya mas?Hehe
    Nggak semuanya itu, yang top banyak sih seperti mbak trinity, mas amrazin,catperku dsb ...
    Mudah-mudahan next time bisa ngajak mereka mereka hehe

    avatar

    Apa sih yang nggak buat temen-temen semua? hihi
    Yap setuju, planning yang mateng dulu, baru caw. Biar nggak kebobolan ya mbak hehe

    avatar

    Yap!
    Mas ariev tulisannya bikin kangen, humornya pas dan sederhana,ngena banget lagi... saya juga lumayan sering icip-icip di backpackstory, lagi suntuk lumayan buat ice breaker mood hehe

    avatar

    Biar ndak bolak balik mas, hemat waktu jadi ta sekalian ditulisin sama medsosnya hihi

    Sipp, makasih ya...

    avatar

    Semoga bermanfaat mas,dan makasih ^-^

    avatar

    Yupz, sodara saya juga seperti itu mbak. Dulu sih solo traveler, tapi semenjak nikah ya jadinya sekeluarga traveling nya...tapi seru keknya, hihi

    avatar

    Yap,sama-sama mas.Makasih juga sudah mampir dimari ^-^
    Semoga bermanfaat...

    avatar

    Sing penting nggak maksain traveling daripada ntr pusing hihi

    avatar

    Bang ded,lama tak bersua kita hihi
    Wah makasih lho,semangat!

    avatar

    Makasih bang bimo,semoga bermanfaat ya ^_^

    avatar

    Sipp, semoga bisa diaplikasikan ya tipsnya,,,
    Makasih juga sudah mampir disini ^-^

    avatar

    wiiihhhh,, numpang eksis di blog keceeh nerslicious... hahaha

    avatar

    kalau traveling itu yg bikin boros itu nyobain beberapa kuliner di daerah yg kita kunjungin tsb, paling ga bisa deh nahan2 soal makanan.

    luar biasa lah tipsnya para blogger di atas..

    avatar

    Ah ada teman saya nih mas Ahmadi. Ga salah pilih narsum. Beliau maennya sudah jauh tuh

    avatar

    Idenya keren, bisa puas baca tipsnya. Karena yang namanya travelling pasti butuh persiapan. Walaupun saya sendiri lebih sering traveling dadakan, karena keterbatasan waktu Libur. Hehehe.

    avatar

    Maaf baru nongol buat komentar. Makasih kesempatannya, masbro. Sukses buat mas dan semua temen-temen di sini.
    Keep learning by traveling ;)

    Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA. Terima kasih.

    Click to comment